Abstract :
Latar Belakang : Asam urat merupakan suatu penyakit yang timbul karena
adanya kadar asam urat darah yang berlebih. Di desa Bujur Barat banyak
masyarakat yang mengalami hiperurisemia dan sulit untuk sembuh dikarenakan
obat farmakologi yang dimiliki tidak dikonsumsi secara rutin. Oleh karena itu,
banyak masyarakat yang beralih ke pengobatan non farmakologi seperti terapi
bekam karena mereka merasa lebih nyaman sekaligus untuk mengurangi
kecanduan terhadap obat oral. Tujuan Penelitian : Untuk mengetahui kadar asam
urat sebelum dan sesudah dilakukan terapi bekam, serta pengaruh dari adanya
terapi bekam dalam menurunkan kadar asam urat. Metode Penelitian : Penelitian
ini menggunakan desain pre eksperimen dengan pendekatan one group pretestposttest dan jumlah sampel sebanyak 32 responden. Pengambilan sampel
digunakan dengan metode purposive sampling. Sedangkan pengumpulan
menggunakan lembar observasi yang kemudian dilakukan uji paired sample t-test
dengan menggunakan aplikasi SPSS. Hasil Penelitian : Hasil analisis uji paired
sample t-test diperoleh nilai signifikansi 0.000, dimana nilai tersebut < 0.05.
Sehingga dapat disimpulkan Ho ditolak dan H? diterima. Kesimpulan : Terapi
bekam berpengaruh dalam menurunkan kadar asam urat di Desa Bujur Barat,
Kecamatan Batumarmar, Kabupaten Pamekasan.
Kata kunci : Terapi, Bekam, Asam Urat