Abstract :
Pendahuluan : Speech delay/Keterlambatan bicara merupakan salah satu
akibat dari gangguan pekembangan bicara yang terjadi pada anak. Masalah
perkembangan bicara ini semakin hari semakin meningkat. Peran orang tua sangat
berpengaruh terhadap motivasi belajar anak, yang berkaitan dengan proses belajar
belajar pada anak itu sendiri yang mampu menambah wawasan dan bicara pada
anak. Namun jika hal ini terjadi, masih banyak orang tua yang tidak menyadari
perannya dalam pendidikan anak yang mengalami keterlambatan bicara, termasuk
perannya dalam memotivasi anaknya untuk belajar.
Tujuan : Tujuan dari penulisan ini adalah untuk mengetahui hubungan
peran orang tua dengan motivasi belajar pada anak yang mengalami speech delay.
Metode : Desain penelitian ini menggunakan metode kuantitatif korelasi.
Populasi dan sampelnya adalah seluruh orang tua yang memiliki balita speech
delay di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pademawu Kecamatan Pademawu
Kabupaten Pamekasan sebanyak 30 orang dengan teknik sampling Total Populasi.
Pengumpulan data dalam penelitian menggunakan Kuesioner Dichotomy
Question. Hasil penelitian diolah melalui (Editing, Coding, Scoring, Tabulating,
Enterpretating), hasilnya disajikan dalam bentuk tabel dan analisa deskriptif.
Hasil : Sebagian besar dari orangtua mampu berperan dalam memberikan
motivasi belajar serta motivasi belajar mampu dipengaruhi oleh peran orang tua
sehingga hal ini termasuk kedalam kriteria baik, seta ada hubungan peran
orangtua dengan motivasi belajar di Wilayah Kerja UPT Puskesmas Pademawu
Kecamatan Pademawu Kabupaten.
Kesimpulan: Perlunya dijadikannya bahan acuan penelitian, kemauan,
motivasi, antipasi orang tua serta memberikan kontribusi yang berarti bagi
penyebaran informasi yang aktual dalam memberikan health education (HE)
mengenai hubungan peran orang tua dengan motivasi belajar pada anak yang
mengalami speech delay.
Kata kunci: Orangtua, Motivasi Belajar, Anak, Speech Delay