Abstract :
Pendahuluan: Penderita stroke salah satunya disebabkan oleh
meningkatnya tekanan darah yang dipengaruhi oleh pola makan tidak baik,
aktivitas fisik yang kurang, dan kebiasaan merokok menjadi pemicu tekanan darah
tinggi sehingga berdampak pada kejadian stroke. Tujuan: Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui hubungan pola makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok
dengan tekanan darah pada penderita stroke. Metode: Penelitian ini
menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross sectional,
jumlah populasi sebanyak 50 orang didapatkan sampel menggunakan teknik
simpel random sampling yaitu 30 orang dengan alat ukur kuesioner dan analisa
data menggunakan uji rank spearman. Hasil : Hasil penelitian ini didapatkan
sebagian besar memiliki pola makan kategori kurang sebanyak 22 orang (73,3%),
setengahnya memiliki aktivitas sedang sebanyak 15 orang (50,0%), setengahnya
tidak merokok sebanyak 15 orang (50,0%), setengahnya mengalami hipertensi
sebanyak 15 orang (50,0%). Tidak ada hubungan pola makan dengan tekanan
darah pada pasien stroke di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten
Pamekasan. Ada hubungan aktivitas fisik dengan tekanan darah pada pasien
stroke di RSUD Dr. H. Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan. Ada hubungan
kebiasaan merokok dengan tekanan darah pada pasien stroke di RSUD Dr. H.
Slamet Martodirdjo Kabupaten Pamekasan. Kesimpulan: Sebaiknya bagi
penderita stroke untuk dapat mengontrol tekanan darahnya pada batas normal
melalui menjaga pola makan, memiliki aktivitas fisik yang baik, serta berhenti
merokok.
Kata kunci: pola makan, aktivitas fisik, kebiasaan merokok, tekanan darah,
penderita stroke