Abstract :
Postpartum merupakan periode selama persalinan dan setelah kelahiran
yang meliputi 6-8 minggu dimana terjadi saluran reproduksi kembali ke keadaan
tidak hamil yang normal. Adapun beberapa ketidaknyamanan dengan ibu post
partum yaitu odem ekstermitas dengan tanda-tanda antara lain bengkak tidak
hilang setelah beristirahat,bengkak disertai dengan keluhan fisik lainnya, seperti
sakit kepala yang sangat hebat, pandangan mata kabur dan lain-lainnya.Tujuan
penelitian ini untuk mengetahui pengaruh hidroterapi terhadap edema ekstrimitas
bawah ibu post partum di UPT Puskesmas Larangan Badung Palengaan
Pamekasan. Desain Penelitian ini menggunakan desain penelitian PreExperimental Designs, populasi penelitian sebanyak 32 responden dengan teknik
pengambilan sampel mengunakan Purposive Sampling dengan variable Kriteria
inklusi dan Kriteria Eksklusi sedangkan alat pengumpulan data mengunakan
lembar observasiSkala penilaian pitting Edema.Data dianalisis mengunakan uji
stastistik Wilcoxon Match Pair Test. Hasil penelitian menunjukkan lebih separuh
ibu post partum memiliki skala pitting edema 3+ pada ekstrimitas bawah sebelum
diberikan Hidroterapi dan lebih separuh ibu post partum memiliki skala pitting
edema 1+ pada ekstrimitas bawah setelah diberikan Hidroterapi. Dari hasil uji
statistik menggunakan Wilcoxon Match Pair Test menunjukkan hasil signifikasi
(Sig-2 Tailed) sebesar 0.001 kurang dari 0.05, sehingga Hipotesis diterima, artinya
ada pengaruh hidroterapi terhadap edema ekstrimitas bawah ibu post partum di
UPT Puskesmas Larangan Bedung Palengaan Pamekasan. Dari penelitian ini
disimpulkan bahwa hidroterapi merupakan salah satu terapi yang dapat
dikembangkan baik dalam frekuensi terapi maupun kombinasi dengan terapi lain
dalam penatalaksanaan edema pada ibu nifas.
Kata Kunci : hidroterapi, edema ekstrimitas bawah, post partum