Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Fatimah, Fatimah
Subject
618.2 Obstetri, Obstetrik, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan
Datestamp
2023-03-09 04:25:23
Abstract :
Stunting didefinisikan sebagai keadaan tubuh yang pendek atau sangat pendek yang
didasarkan dengan ambang batas (z-score) antara -3 SD sampai dengan < -2 SD.
Faktor pola asuh yang tidak baik dalam keluarga merupakan salah satu penyebab
timbulnya permasalahan gizi (stunting). Tujuan penelitian untuk mengetahui
hubungan pola asuh dengan kejadian stunting pada balita di Puskesmas Gapura.
Metode penelitian kuantitatif pendekatan case control, populasi kasus 70 orang dan
kontrol 724, sampel 19 orang pada kelompok kasus dan kontrol, teknik sampling
simple random sampling, variable independen pola asuh, variabel dependen
kejadian stunting, tempat penelitian Puskesmas Gapura, instrument penelitian
menggunakan kuesioner dan melihat buku KIA tentang TB atau PB anak sesuai
umur, analisa data menggunakan Chi square dan OR. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa hampir seluruh responden pada kelompok kontrol memiliki pola asuh baik
16 (84,2%) dan kelompok kasus sebagian besar memiliki pola asuh buruk 13
(63,2%). Kelompok kasus seluruhnya adalah stunting 19 (100%) dan kelompok
kontrol seluruhnya adalah tidak stunting 19 (100%). Ada hubungan pola asuh
dengan kejadian stunting p value 0,003<0,05 dan OR sebesar 9,143. Bidan
mempromosikan tentang pemenuhan status gizi anak melalui pola asuh yang baik
orang tua terhadap anak. Pola asuh orang tua terkait stunting dapat berupa kegiatan
pemberian makan meliputi frekuensi pemberian makan, pertimbangan pemilihan
jenis, penentuan waktu, dan cara pemberian makan.
Kata kunci: Pola asuh, Stunting,balita