Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Novitasari, Novitasari
Subject
618.2 Obstetri, Obstetrik, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan
Datestamp
2023-03-09 04:39:50
Abstract :
Gizi ibu hamil perlu mendapatkan perhatian karena sangat berpengaruh pada
perkembangan janin yang dikandungnya. Berdasarkan sumber dari (Kemenkes RI,
2019) kejadian ibu hamil kekurangan energi kronis di Indonesia pada tahun 2018
sebanyak 17,3%. Ibu hamil dengan kekurangan energi kronis beresiko melahirkan
bayi asfiksia. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan ibu hamil
kekurangan energi kronis dengan kejadian bayi asfiksia di RSUD H. Moh. Anwar
Sumenep. Metode penelitian yang digunakan deskriptif dengan pendekatan case
control. Populasi penelitian adalah seluruh bayi lahir dengan asfiksia bulan
november 2021 sampai dengan Oktober 2022 sebanyak 30 sampel kasus dan 30
sampel control. Teknik pengambilan sampel dengan cara Simple random sampling
sebanyak 60 sampel. Pengumpulan data diperoleh dari rekam medis pasien. Teknik
analisa data dengan cara analisa univariat dengan distribusi frekuensi dan analisa
bivariat dengan uji statistik chi square dengan nilai ? 0,05 dan dilanjutkan dengan
uji odds ratio (OR). Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 34 orang (56,7%) ibu
hamil kekurangn energi kronis dan terdapat 26 orang (43,3%) ibu hamil tidak
kekurangn energi kronis, terdapdaat 30 bayi (50%) dengan asfiksia dan 30 bayi
(50%) tidak asfiksia, terdapat hubungan ibu hamil kekurangn energi kronis dengan
kejadian bayi asfiksia di RSUD. H. Moh. Anwar Sumenep dengan nilai p value
0,009 < ? 0,05 dan hasil uji odds ratio (OR) sebesar 4,125. Kesimpulan ada
hubungan ibu hamil kekurangn energi kronis dengan kejadian bayi asfiksia di
RSUD. H. Moh. Anwar Sumenep, saran bagi semua instansi terkait diharapkan
kasus ibu hamil kekurangan energi kronis bisa ditangani dengan baik dan
menyeluruh dari proses kehamilan sampai dengan persalinan sehingga kejadian
bayi asfiksia bisa ditangani dengan baik.
Kata Kunci : Kekurangan Energi Kronis, Asfiksia