Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Devianti, Apriliani
Subject
618.2 Obstetri, Obstetrik, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan
Datestamp
2023-03-13 03:27:33
Abstract :
Stunting atau pendek merupakan kondisi gagal tumbuh pada bayi (0-11
bulan) dan anak balita (12-59 bulan) akibat dari kekurangan gizi kronis terutama
dalam 1.000 hari pertama kehidupan sehingga anak terlalu pendek dengan
usianya. Tujuan penelitian yaitu untuk menganalisis hubungan faktor ekonomi
dan pengetahuan ibu dengan kejadian stunting pada anak usia 24-59 bulan di Desa
Meddelan Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. Jenis penelitian ini adalah
Analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini adalah seluruh
anak usia 24-59 bulan di Desa Meddelan tahun 2022 sebanyak 45 anak, sampel
penelitiannya sebagian anak usia 24-59 bulan di Desa Meddelan tahun 2022
sebanyak 41 anak. Penelitian ini dilaksanakan tanggal 15 Desember 2022 sampai
20 Januari 2023. Penelitian ini menggunakan teknik Simple Random Sampling.
Pengumpulan data menggunakan kuisioner kemudian di editing, coding, skoring,
tabulation, dan analisis menggunakan Uji chi square (p)0,0 5 %. Berdasarkan
hasil penelitian didapatkan bahwa anak yang memiliki keluarga berpenghasilan
rendah yang mengalami stunting sebanyak 21 responden (51,2%), anak yang
memiliki keluarga berpenghasilan rendah yang tidak stunting 3 (12,5%) dan anak
dengan keluarga yang berpenghasilan tinggi yang tidak mengalami stunting
sebanyak 17 responden (100%). sedangkan pengetahuan ibu kurang dengan anak
yang mengalami stunting sebanyak 18 (85,8%) ibu yang berpengetahuan rendah
dari anak yang tidak mengalami stunting sebanyak 2 (10%), dan ibu yang
berpengetahuan baik degan anak yang mengalami stunting sebanyak 3 (14,2%),
ibu yang berpengetahuan tinggi dengan anak yang tidak mengalami stunting
sebanyak 18 (85,8%).
Kata Kunci: Faktor Ekonomi, stunting, Anak, usia 24-58 bulan