Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Risqiyah, Zurniya
Subject
618.2 Obstetri, Obstetrik, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan
Datestamp
2023-03-28 03:20:27
Abstract :
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan perilaku yang
dipraktikkan atas dasar kesadaran masing-masing individu untuk mencegah
permasalahan kesehatan. PHBS adalah salah satu faktor yang mempengaruhi
stunting pada balita. Bagi balita stunting sangat dibutuhkan untuk meningkatkan
status gizi melalui kebiasaan berperilaku hidup bersih dan sehat dalam kehidupan
sehari-hari. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis hubungan Perilaku Hidup
Bersih dan Sehat (PHBS) dengan stunting pada balita di Puskesmas Lenteng
Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep.
Penelitian ini menggunakan desain penelitian survei analitik dengan
rancangan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu Semua ibu dan balita
stunting usia 24-59 bulan di Puskesmas Lenteng sebanyak 44 orang. Teknik
pengambilan saampel dengan simple random sampling sehingga diperoleh 31
responden sebagai sampel. Instrumen data penelitian ini adalah kuesioner dan
microtoise. Analisa data menggunakan uji Chi-square dengan ? 0,05.
Hasil penelitian diperoleh data 31 balita stunting yang tidak menerapkan
PHBS (penggunaan air bersih) sebanyak 18 orang (58,1%), 31 balita stunting
yang tidak menerapkan PHBS (mencuci tangan pakai sabun) sebanyak 19 orang
(61,3%) dan 31 balita stunting yang tidak menerapkan PHBS (penggunaan
jamban sehat) sebanyak 18 orang (58,1%). Berdasarkan uji korelasi Chi-Square ?
value = 0,009, ? value = 0,004, dan ? value = 0,009 (< ? 0,05) maka H1 diterima
yang bearti ada hubungan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan
stunting pada balita di Puskesmas Lenteng Kecamatan Lenteng Kabupaten
Sumenep.
Perilaku hidup bersih dan sehat pada balita stunting masih kurang, hal
tersebut diakibatkan karena kurangnya kesadaran dan pengetahuan ibu balita
stunting terhadap manfaat dan pentingnya PHBS dalam kehidupan sehari-hari.
Sehingga dibutuhkan adanya penyuluhan dari tenaga kesehatan agar status gisi
balita stunting dapat diperbaiki.
Kata Kunci : Perilaku, Stunting, Balita