Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Zainab, Sitti
Subject
618.2 Obstetri, Obstetrik, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan
Datestamp
2023-03-28 03:36:53
Abstract :
Perdarahan postpartum merupakan salah satu penyebab AKI (Angka Kematian Ibu)
yaitu hilangnya darah lebih dari 500 ml selama 24jam pertama kelahiran. Faktor
resiko yang berhubungan dengan perdarahan postpartum antara lain Riwayat
perdarahan, pre eklampsi, obesitas, anemia, paritas usia lebih dari 30 tahun. Tujuan
dalam penelitian ini yaitu Untuk mengetahui hubungan paritas dan Anemia ibu
hamil dengan kejadian perdarahan Postpartum di Desa Talango Kecamatan
Talango.
Desain Penelitian ini adalah bersifat analitik dengan rancangan Case Control Study.
Populasi dalam penelitian ini yaitu ibu bersalin sebayak 93 orang, teknik sampling
menggunakan total populasi, sehingga diperoleh sampel kontrol sebanyak 31 orang
dan sampel kasus. Data dikumpulkan menggunakan Rekam Medis. Analisa data
menggunakan Uji Statistic Chi-Square dengan ? 0.05.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar ibu bersalin dengan paritas
multipara dan grandemulti berisiko mengalami perdarahan post partum sebesar
1.73 kali dibandingkan paritas prmipara (p value 0,02< 0,05). sebagian besar ibu
bersalin dengan anemia sedang dan berat berisiko mengalami perdarahan post
partum sebesar 2.95 kali dibandingkan anemia ringan (p value 0,02< 0,05).
sehingga H1 diterima yang artinya ada hubungan antara paritas dan anemia dengan
kejadian perdarahan post partum di Desa Talango Kecamatan Talango Kabupaten
Sumenep tahun 2022.
Paritas yang berisiko perlu mendapatkan pengawasan antenatal yang terpadu,serta
untuk mencegah terjadinya anemia pada ibu hamil seperti perbaikan asupan gizi,
program pemberian besi, dan pemberian zat besi jauh sebelum merencanakan
kehamilan agar dapat meminimalisir terjadinya perdarahan.
Kata kunci : paritas,Anemia, Perdarahan postpartum