Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Fillaili, Nurul Qomariyah
Subject
618.2 Obstetri, Obstetrik, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan
Datestamp
2023-03-30 04:09:52
Abstract :
Pendahuluan : MP-ASI diberikan atau mulai di perkenalkan pada bayi
ketika umur balita di atas 6 bulan. Balita di katakan MP-ASI dini apabila balita
tersebut diberikan makanan atau minuman selain ASI sebelum balita berusia 6
bulan. Menurut Riskesdas (2010) proporsi pemberian MP-ASI dini di Indonesia
dapat di lihat berdasarkan ASI Parsial dan ASI predominan. Presentase pemberian
ASI parsial sebesar 83,2% sedangkan presentasi pemberian ASI predominan
sebesar 1,5%. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI), pada tahun
2021 terdapat 23,5% balita yang mengalami stunting di Provinsi Jawa Timur.
Terdapat 14 kabupaten/kota di Jawa Timur dengan prevalensi balita stunting di
atas angka provinsi. Kabupaten Pamekasan menempati urutan ke 2 tertinggi
dengan 38,7%. Berdasarkan hasil rembuk stunting yang dilakukan oleh Dinas
Kesehatan terkait penentuan desa lokus stunting, menghasilkan ada lebih dari 10
desa yang menjadi lokus stunting di tahun 2021, salah satunya desa Larangan
Slampar dengan persentase 24%.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui Hubungan Riwayat Pemberian MP-Asi Dini Dengan Kejadian
Stunting Di Desa Larangan Slampar Pada Bayi Usia 6 ? 24 Bulan. Metode: Jenis
penelitian yang digunakan yakni observasional analitik dengan pendekatan cross
sectional., jumlah populasi sampling yang digunakan dalam penelitian ini adalah
total sampling yaitu 25 Ibu Balita usia 6-24 bulan di diwilayah kerja Polindes
Larangan Slampar. menggunakan alat ukur kuesioner dengan analisa data chisquare. Hasil : Sebagian besar yaitu 84% (21) responden anaknya diberikan MPASI Dini di wilayah kerja Puskesmas Bandaran. Sebagian besar yaitu 60% (15)
Ibu memiliki anak status gizi stunting dengan kategori pendek. Dari hasil
penelitian dan analisa yang dilakukan dengan menggunakan uji Chi-Square di
dapatkan nilai p=0,00 (<0,05) yang artinya ada hubungan antara pemberian MPASI dini terhadap kejadian stunting. Kesimpulan: MP-ASI dini merupakan faktor
penyebab terjadinya stunting di desa Larangan Slampar (84%), faktor penyebab
ibu memberikan MP-ASI dini adalah kurangnya dukungan sosial dari keluarga.
Kata kunci: MP-ASI Dini, dukungan sosial, stunting.