Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Suparwati, Ica
Subject
618.2 Obstetri, Obstetrik, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan
Datestamp
2023-04-06 04:09:59
Abstract :
Lansia merupakan tahap lanjut dalam proses kehidupan dimana terjadinya
penurunan fungsi organ tubuh secara keseluruhan dikarenakan proses degenerasi
sel-sel tubuh. Kemunduran fisik dan menurunnya fungsi organ dapat
menyebabkan lansia menjadi tergantung kepada orang lain.
Desain penelitian ini menggunakan desain Studi Preeksperimental Disaign
(One Group PRE test-Post test design). Populasi dalam penelitian ini adalah
seluruh lansia di Dusun Tengah Desa Jalamk sebanayk 130 oranf dengan jumlah
sampel 56 lansia dengan menggunakan teknik Non Probability-Purposive
sampling.
Data yang diambil dengan menggunakan questioner Indeks ADL Barthel.
Setelah ditabulasi data yang ada dianalisis dengan menggunakan uji Wilcoxon
Signed Rank dengan tingkat kemaknaan 0,05. Berdasarkan hasil uji bivariat
menggunakan Uji Wilcoxon diperoleh nilai signifikansi p-value sebesar 0,000 >
0,05 maka H0 ditolak dan Ha diterima yakni ada pengaruh antara pemberian terapi
modalitas okupasi senam lansia terhadap tingkat kemandirian lansia.
Ketidak mampuan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang sederhana dan
kemunduruan yang terjadi pada seseorang sehingga akan membatasi dirinya untuk
berperan secara normal yang sering dialami lansia, ketidak mampuan untuk
melakukan kegiatan-kegiatan dapat dilatih dengan terapi modalitas okupasi yaitu
senam lansia.
Kata Kunci : Lansia, Tingkat Kemandirian, Terapi Okupasi:Senam lansia.