DETAIL DOCUMENT
STUDI PERENCANAAN TEBAL LAPIS TAMBAH (OVERLAY) PERKERASAN PADA JALAN SARONGGI – BLUTO (NO.272) KECAMATAN SARONGGI KABUPATEN SUMENEP
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Mohammad, Jamil
Subject
624 - Civil Engineering 
Datestamp
2023-05-08 04:22:36 
Abstract :
Jalan raya Tanjung merupakan jalan penghubung yang menghubungkan dua Kecamatan yaitu Kecamatan Saronggi dan Kecamatan Bluto. Apabila wisatawan datang dari Pamekasan dapat mengambil rute dari Desa Lobuk untuk ke pelabuhan Tanjung. Sistem transportasi jalan disana merupakan sarana penggerak aktifitas masyarakat dalam masalah ekonomi, sosial dan budaya. Pada pertambahan volume lalu lintas dari tahun ketahun akan menyebabkan bertambahnya tekanan yang diterima oleh jalan itu sendiri, akibatnya semakin berat beban yang diterima maka akan semakin besar peluang kerusakan yang akan terjadi. Dengan adanya perencanaan tebal lapis tambah perkerasan jalan diharapkan dalam pelaksanaan pembangunan jalan dapat menjadi solusi yang tepat. Tujuan dari penelitian yaitu untuk mengetahui tingkat kerusakan jalan yang terjadi di jalan Saronggi ? Bluto (No.272) kecamatan Saronggi kabupaten Sumenep dengan menggunakan metode AASHTO. Untuk mengetahui tingkat kekuatan terhadap daya dukung tanah(DDT) (CBR) dengan menggunakan alat DCP Sebagimana pengumpulan. Data yang akan diperoleh menjadi acuan terhadap perencanaan tebal lapis tambah perkerasan. Maka dengan adanya perbaikan di jalan Saronggi ? Bluto, para pengendara dan pengguna jalan lainnya dapat merasakan kenyamanan. Proses pengumpulan data dengan cara melakukan survey lokasi atau peninjauan langsung ke lapangan untuk mengetahui lalu lintas harian rata ? rata (LHR) selama 6 hari, pengambilan sampel diambil per 50 meter, melakukan pengambilan data CBR menggunakan alat DCP pengambilan datanya per 200 meter, serta kondisi jalan di lapangan. Dari hasil dari data surve lapang yaitu (LHR) TRUCK 17,MP 667, PICK-UP 496 direncanakan pertumbuhan LHR selama 5 tahun didapat 196,667 smp/hari (CBR) 1,35 (DDT) 2,2 dan data analisa kerusan yang diambil per 50 meter dengan mengunakan metode (AASHTO) diperoleh nilai rata-rata kerusakan yaitu 58,08 termasuk dalam kategori (Baik). Data diatas menjadi acuan terhadap perencanaan tebal lapis tambah menggunakan metode AASHTO, didapat hasil perencanaan tebal lapis tambah (overlay) yang direncanakan sebesar (6cm). Kata Kunci : Perencanaan jalan, Analisa, Lapis Tambah (Overlay) 
Institution Info

Universitas Wiraraja