Abstract :
Sektor pertanian merupakan sektor yang memberikan kontribusi besar terhadap
pendapatan domestik bruto. Dalam sektor pertanian, komoditas yang dihasilkan bermacam
macam salah satunya adalah komoditas hortikultura. Pisang adalah salah satu komuditas
hortikulturan yang bernilai ekonomi relative tinggi dan memiliki prospek pasar yang cukup
cerah.
Tanaman pisang tumbuh hampir di seluruh wilayah Indonesia termasuk di Kabupaten
Sumenep. Di sumenep pisang dijadikan sebagai tanaman tepi atau pembatas lahan Banyak jenis
pisang yang ditanam di Kabupaten Sumenep, tetapi mayoritas jenis pisang yang sering di tanam
yaitu pisang kepok atau pisang raja. Hal ini disebabkan karena pisang kepok dapat diolah
menjadi berbagai macam produk, memiliki nilai ekonomis tinggi dan pangsa pasar cukup
cerah.
Desa Sendang Kecamatan Pragaan Kabuapaten Sumenep merupakan tempat penelitian
tersebut dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan di Desa tersebut
merupakan sentra pisang kepok terbesar di Kabupaten Sumenep, Adapun teknik penelitian ini
meliputi beberapa tahapan : 1) Tahap Pengumpulan Data, 2) Perancangan Model Usaha Tani
dan 3) Analisis Usaha Tani dari beberapa model yang sudah dirancang
Dari berbagai usahatani pisang kepok di Desa Sendang model sistem pertanaman yang
sudah dirancang berdasarkan kondisi biofisik lahan dan tetap mengutamakan prinsip ekologi
dan agronomis menghasilkan 4 model sistem pertanaman yang diatur dalam sistem
pertanaman lorong (Alley Croping). Dari 4 model tumpang yang memiliki tingkat pendapatan
yaitu pada model ke 3 yang merupakan tumpang sari antara cabai, pisang kepok, cabe jamu,
kelor, kacang tanah, kacang hijau, dan jagung dengan nilai R/C Ratio rata-rata sebesar 2,175.
Kata Kunci :Pisang kepok, Model Usaha Tani, Analisis Usaha Tani.