Abstract :
Pengetahuan petani yang minim dalam memperoleh informasi pasar kerap pkali
berimbas kerugian bagi para petani di lenteng barat, penyebabnya kepentingan para petani ini
dikalahkan oleh kepentingan oknum-oknum pengepul atau tengkulak yang seringkali
memainkan harga karena para oknum tersebut lebih dahulu mengetahui kisaran harga kencur
di pasaran. Akibatnya, posisi petani kencur menjadi lemah di tingkat saluran pemasaran.
Kecenderungan saluran pemasaran dengan arus panjang pendeknya memberikan celah bagi
lembaga pemasaran untuk mengambil laba yang tinggi. Akibatnya, pemasaran kencur
menjadi tidak efisien dan tidak memberikan pendapatan yang signifikan bagi petani kencur.
Tujuan penelitian ini adalah (1) Mendeskripsikan saluran pemasaran kencur di Desa
Lenteng Barat Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. (2) Menganalisis margin pemasaran
kencur di Desa Lenteng Barat Kecamatan Lenteng Kabupaten Sumenep. (3) Mendeskripikan
tingkat efisiensi pemasaran kencur di Desa Lenteng Barat Kecamatan Lenteng Kabupaten
Sumenep. Metode penelitian ini menggunakan metode Snowball Sampling.
Hasil penelitian menunjkkan bahwa saluran pemasaran kencur di desa lenteng barat
mempunyai 2 saluran. Saluran I terdiri dari petani, pedagang pengepul, pedagang pengecer
dan konsumen akhir. Saluran II terdiri dari petani, pedagang pengecer dan konsumen akhir.
Total marjin pemasaran kencur di desa lenteng barat pada saluran I sebesar Rp. 4.000 dan
saluran II sebesar Rp. 2.000. Pemasaran kencur di lenteng barat dikatakan efisien karena nilai
efisiensi pada lembaga pemasaran pedagang pengecer 92% dan pada lembaga pemasaran
pedagang pengecer sebesar 85%.
Kata Kunci: Pemasaran, Kencur