Abstract :
Telenursing didefinisikan sebagai praktik keperawatan jarak jauh
menggunakan teknologi telekomunikasi. Timbulnya komplikasi dan berujung
kematian pada pasien diabetes melitus ini dikarenakan rendahnya self efficacy dan
perilaku perawatan diri pasien diabetes melitus itu sendiri. Self efficacy
didefinisikan sebagai kepercayaan pasien dalam menjaga dan meningkatkan
kondisi medisnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Health
Education Berbasis Telenursing terhadap Self Efficacy pada Pasien Diabetes
Melitus di Wilayah Kerja Puskesmas Pademawu. Penelitian ini menggunakan
desain penelitian pra eksperimental One group pretest-posttest design. Populasi
sebanyak 127 orang, diambil dengan menggunakan Teknik simple random
sampling. Variabel independent dalam penelitian ini yaitu health education
berbasis telenursing, sedangkan variabel dependen yaitu self efficacy. Analisa data
yang digunakan yaitu dengan menyebarkan kuesioner kepada responden secara
deskriptif sebanyak 15 pertanyaan. Hasil uji statistic self efficacy sebelum
diberikan health education dan sesudah diberikan health education menggunakan
uji Paired Sample T-Test menunjukkan angka yang signifikan antara nilai pre-test
dengan post test dengan nilai siginifikansi (2-tailed) p =0.000 < 0,05. Berdasarkan
hasil penelitian yang dilakukan di puskesmas pademawu didapatkan bahwa
terdapat pengaruh health education berbasis telenursing terhadap self efficacy
pada pasien diabetes melitus, sehingga penelitian tersebut perlu dikembangkan
dalam dunia keperawatan untuk mengurangi komplikasi dan kematian pada pasien
diabetes melitus serta efektif dalam meningkatkan self efficacy pada pasien
diabetes melitus.
Kata kunci: Health education, Telenursing, Self efficacy