Abstract :
Lansia merupakan tahap akhir dari proses penuaan. Kemunduran yang
dialami lansia menyebabkan penurunan terhadap aspek-aspek kualitas hidup
lansia yang disebabkan oleh proses menua (aging process). Salah satu prediktor
utama dari kualitas hidup adalah kesejahteraan psikologis yang berkaitan dengan
mekanisme koping lansia terhadap berbagai stressor masalah. ADL adalah
aktivitas perawatan diri yang harus individu lakukan setiap hari. Tujuan dari
penelitian ini untuk mengetahui hubungan mekanisme koping dengan kualitas
hidup lansia yang mengalami penurunan ADL (Activity Daily Living) Di Desa
Pamoroh Kecamatan Kadur Kabupaten pamekasan.
Desain penelitian adalah Deskriptif Cross Sectional. Jumlah populasi 40
lansia yang mengalami penurunan ADL (Activity Daily Living) di Desa Pamoroh
Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan dengan jumlah sampel sebanyak 40
lansia. Metode yang digunakan adalah Sampling Jenuh. Data penelitian ini
diambil dengan menggunakan kuesioner close-ended.
Hasil analisis data uji korelasi Chi Square dengan program SPSS 23
diperoleh nilai p < 0,05 (0,004 < 0,05), sehingga H0 ditolak, berarti terdapat
hubungan yang signifikan antara Mekanisme Koping Individu dengan Kualitas
Hidup pada Lansia yang Mengalami Penurunan ADL (Activity Daily Living).
Hasil penelitian di atas dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan yang
signifikan antara Mekanisme Koping Individu dengan Kualitas Hidup pada Lansia
yang Mengalami Penurunan ADL (Activity Daily Living) Di desa Pamoroh
Kecamatan Kadur Kabupaten Pamekasan.
Kata Kunci : Mekanisme Koping, Kualitas Hidup, Activity Daily Living