Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Yuliana, Sri
Subject
618.2 Obstetri, Obstetrik, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan
Datestamp
2024-03-08 05:37:08
Abstract :
Penyebab tingginya angka kesakitan dan kematian ibu di banyak Negara
berkembang termasuk Indonesia, disebabkan oleh perdarahan pasca persalinan
(22%). Berdasarkan data dari Puskesmas Saronggi pada tahun 2023 ibu nifas
sebanyak 534 ibu, ibu menyusui 469 ibu yang menggunakan ASI, Involusio
normal 49. Salah satu cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya
perdarahan pasca persalinan adalah dengan merangsang kontraksi myometrium
maka salah satu upaya yang dilakukan adalah senam nifas. Tujuan penelitian
ini untuk mengetahui senam nifas berhubungan dengan involusio uteri ibu nifas
di Puskesmas Saronggi. Penelitian ini penelitian analitik dengan desain Kohort
Retrospektif. Populasi seluruh ibu nifas di Puskesmas Saronggi bulan
september-november 2023 yaitu 54 ibu nifas, dengan sampel 35 ibu nifas
dengan tehnik random sampling. Analisis data menggunakan Uji chi square.
Berdasarkan hasil penelitian dari 35 ibu nifas di Puskesmas Saronggi sebagian
besar ibu nifas melakukan senam nifas 74.3% (26 ibu nifas), sebagian besar ibu
nifas mengalami percepatan involusio uteri 74.3% (26 ibu nifas). Berdasarkan
hasil uji chi square didapatkan hasil 0,030 <0,05 maka H1 diterima maka ada
hubungan senam nifas dengan involusio uteri ibu nifas di Puskesmas Saronggi.
Diharapkan bidan dapat meningkatkan penyuluhan tentang senam nifas kepada
ibu nifas.
Kata Kunci : Ibu nifas, Involusio Uteri, Senam Nifas