Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Ernawati, Ernawati
Subject
618.2 Obstetri, Obstetrik, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan
Datestamp
2024-03-13 02:26:32
Abstract :
Sectio Caesarea adalah suatu pembedahan guna melahirkan anak lewat
insisi pada dinding abdomen dan uterus. Ibu post sectio caesarea akan merasakan
nyeri sehingga perlu mobilisasi dini untuk mngurangi tingkat nyeri.Mobilisasi dini
adalah pergerakan yang dilakukan sedini mungkin di tempat tidur dengan melatih
bagian tubuh melakukan peregangan yang berguna untuk membantu
penyembuhan luka pada ibu Post Sectio Caesarea. Tujuan penelitian ini
dilakukan untuk mengetahui Mobilisasi Dini Berpengaruh Terhadap Tingkat
Nyeri Luka Pada Ibu Post Sectio Caesarea Di Rumah Sakit Umum Sumekar
Sumenep.
Metode penelitian ini menggunakan pra-eksperimen dengan rancangan
penelitian one group pretest-posttest desaign. Populasi penelitian ini sebanyak 83
orang dengan jumlah sampel 45 responden. Teknik sampling yang digunakan
adalah purposive sampling. Variabel independen adalah mobilisasi dini dan
variabel dependen adalah tingkat nyeri post sectio caesarea. Data dianalisis
dengan menggunakan Uji Paired T-test. Pengumpulan data menggunakan
kuisioner. Penelitian ini diawali dengan pre test kemudian diberikan mobilisasi
dini dan dilanjutkan dengan post test.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat nyeri sebelum diberikan
mobilisasi dini sebagian besar dari responden memiliki tingkat nyeri sedang (4-6)
sebanyak 31 responden (68,9%) dan tingkat nyeri sesudah diberikan mobilisasi
dini seluruhnya dari responden memiliki tingkat nyeri ringan (1-3) sebanyak 45
responden (100%). Hasil uji statistik menggunakan uji paired t-test diperoleh nilai
signifikan sig. 0,000 artinya ada pengaruh mobilisasi dini terhadap tingkat nyeri
luka pada ibu post sectio caesarea di Rumah Sakit Umum Sumekar Sumenep.
Kesimpulan penelitian ini yaitu mobilisasi dini dapat mengurangi tingkat nyeri
pada ibu post sectio caesarea.
Kata kunci: Mobilisasi Dini, Tingkat Nyeri, Sectio Caesarea