Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah fraud diamond dapat digunakan untuk mendeteksi
kecurangan laporan keuangan pada perusahaan jasa sub sektor bank yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun
2014-2018. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif deskriptif. Penelitian ini dilakukan pada perusahaan
jasa sub sektor bank dengan menggunakan metode purposive sampling untuk penentuan sampel dengan jumlah
populasi sebanyak 43 perusahaaan dan sampel sebanyak 22 perusahaan. Jenis data yang digunakan adalah data
primer yang diambil langsung dari web perusahaan serta menggunakan data sekunder yang diperoleh dari
www.idx.co.id. Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik deskriptif, analisis regresi
linear berganda dan uji hipotesis dengan program SPSS versi 22. Berdasarkan pada hasil dari pengujian
hipotesis yang dilakukan pada penelitian ini membuktikan 8 hipotesis pada penelitian ini, yaitu (1) Financial
Targets berpengaruh negatif terhadap kecurangan laporan keuangan. (2) Financial Stability berpengaruh negatif
terhadap kecurangan laporan keuangan. (3) External Pressure berpengaruh negatif terhadap kecurangan laporan
keuangan. (4) Nature of Industry berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan. (5) Ineffective
Monitoring berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan keuangan. (6) Opini Auditor berpengaruh negatif
terhadap kecurangan laporan keuangan. (7) Rationalization berpengaruh positif terhadap kecurangan laporan
keuangan. (8) Capability tidak berpengaruh terhadap kecurangan laporan keuangan.
Kata Kunci : Fraud Diamond, Kecurangan Laporan Keuangan