Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Farky, Rusdian
Subject
618.2 Obstetri, Obstetrik, Ilmu Kandungan, Ilmu Kebidanan
Datestamp
2024-03-13 03:39:14
Abstract :
Penyakit diare masih menjadi masalah kesehatan utama pada balita di
Indonesia. Berbagai upaya penanganan, seperti penyuluhan tentang kebersihan
lingkungan, penyuluhan tentang pemilahan sampah dan lain-lain yang selalu
dilakukan saat jadwal posyandu serta program kerja bakti dari dinas kesehatan
terus dilakukan, namun upaya upaya tersebut masih belum memberikan hasil yang
memuaskan.Perilaku atau tindakan dapat dikuatkan oleh komitmen. Menurut
kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) komitmen adalah perjanjian (keterkaitan)
untuk melakukan sesuatu atau kontrak. hubungan komitmen dengan perilaku
pencegahan diare pada balita di Puskesmas Bluto tahun 2023?
Desain penelitian ini yang digunakan yaitu jenis penelitian kuantitatif dengan
pendekatan cross sectional.Populasi sebanyak 172 balita penderita diare dan
sampel 62 responden dengan teknik sampling simple random sampling.
Pengumpulan data menggunakan kuesioner. Uji analisis menggunakan uji rank
spearman P<0,05.
Hasil penelitian tentang komitmen menunjukan distribusi komitmen ibu
balita di Puskesmas Bluto hampir sebagian besar komitmen cukup sebanyak 27
(43,5%) responden , menunjukan distribusi perilaku pencegahan diare di
Puskesmas Bluto hampir sebagian besar perilaku cukup sebanyak 23 (37,1%)
Analisa data berdasarkan Hasil uji Spearmen diperoleh p=0,000 (p,a=0,05), Hal
ini ada hubungan komitmen dengan prilaku pencegahan diare pada balita di
Puskesmas Bluto
Komitmen seorang ibu dalam pencegahan diare baik maka akan
berpengaruh positif atau baik pula pada sikap dan tindakan ibu dalam pencegahan
diare dan begitu juga sebaliknya bila ibu memiliki komitmen dalam pencegahan
diare yang rendah maka akan berpengaruh negatif atau rendah juga dalam
pencegahan terjadinya diare pada balita.
Kata kunci: Komitmen, Perilaku, Diare.