Abstract :
Penyakit kusta merupakan penyakit yang mematikan. Kesadaran
masyarakat untuk membantu penularan penyakit ini masih sangat sedikit. Hal ini
menyebabkan penderitanya mencapai tingkat keparahan yang sangat tinggi karena
rendahnya kesadaran baik dalam hal pencegahan maupun pengobatan. Tujuan
penelitian ini untuk menggambarkan komitmen keluarga dan penderita kusta
dalam melakukan perawatan penderita kusta di Puskesmas Ketapang Sampang.
Metode penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif kuantitatif
dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian ini sebanyak 15 dengan
jumlah sampel sebanyak 15 penderita kusta sekaligus keluarganya. Teknik
sampling yang digunakan yaitu simple random sampling. Data dianalisis
menggunakan uji korelasi Spearman. Pengumpulan data menggunakan kuesioner.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa komitmen keluarga hampir
setengahnya mengalami komitmen yang cukup yaitu sebanyak 7 responden
(38,5%) dan komitmen penderita hamper setengahnya juga memiliki komitmen
perawatan yang baik yaitu sebanyak 5 responden (38,5%).
Hasil dari analisa uji statistik dengan menggunakan uji wilcoxon diperoleh
nilai signifikan sig. 0,000 artinya ada pengaruh supportive educative berbasis
caring terhadap self care penderita tuberculosis. Kesimpulan penelitian ini yaitu
supportive educative berbasis caring dapat meningkatkan pengetahuan bagi
penderita tuberculosis dalam melakukan self care.
Kata kunci: Komitmen, Perawatan, Kusta