Abstract :
Ojhung sebuah tradisi ritual adat istiadat setempat yang bertempat di
Kabupaten Sumenep, kecamatan Batu Putih desa Batu putih daya,
dimana Ojhung menjadi salah satu prosesi penting dalam rirual
mengundang atau meminta hujan. Di era moderen semuanya serba
sistemitis terbukukan oleh sebab itu sebuah kejadian transaksi akan ada
pembukuan untuk menemukan keuntungan dan kerugian dari sebuah
kejadian.
Tujuan Penelitian adalah untuk mengetahui penetpat perhitinga biaya
Ojhung dan mengungkap makna Akuntansi budaya Ojhung. Penelitian
ini menggunakan meode penelitian Kualitatif dengan pendekatan
Etnografi. Penelitian ini juga menggunakan teknik pngumpulan data
melalui Observasi, Wawancara, dan Dokumentasi.
Darri hasil Penelitian dilapangan dapat diambil kesimpulan bahwa
Ojhung adalah sebuah permainan satu lawan satu layaknya tinju dengan
menggunakan rotan serta memakai baju khas Ojhung. Dalam pagellaran
pertunjukan permainan mengundang atau meminta hujan ada beberpa
kelas sesuai dengan yang diberikan oleh pemilik modal. Secara tidak
langsung makna Akuntansi budaya Ojhung ialah sebagai semangat hidup
dearah setempat dan sebagai pemenfaatan ladang bisnis oleh sebagian
masyarakat desa Batu putih daya
Kata Kunci : Budaya Ojhung, Makna Akuntansi, Kota Sumenep.