Abstract :
Kepiting merupakan salah satu komoditas perikanan bernilai ekonomis
tinggi. Tren permintaan ekspor kepiting yang cenderung meningkat tidak
diimbangi dengan kemampuan budidaya kepiting sehingga menyebabkan
produksi kepiting belum dapat memenuhi permintaan pasar (Siahainenia,
2008). Salah satu jenis kepiting yang memiliki prospek terus meningkat
adalah kepiting bakau (Scylla Serrata). Kepiting bakau cangkang lunak adalah
kepiting bakau fase ganti kulit (moulting) atau biasa disebut dengan Kepiting
Soka. Kepiting Soka dalam fase ini mempunyai keunggulan yaitu mempunyai
cangkang yang lunak (soft shell mud crab) sehingga dapat dikonsumsi secara
utuh (Nurdin dan Armando 2010). Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget
merupakan salah satu tempat yang banyak mengembangkan usaha Kepiting
Soka yang dibudidayakan di tambak. Walaupun Kepiting Soka memiliki nilai
ekonomis penting, karena harganya yang cukup tinggi, akan tetapi para
petambak Kepiting Soka belum mengetahui secara jelas berapa besar
pendapatan yang diperoleh dalam menjalankan usahanya.
Tujuan penelitian ini adalah 1.) Untuk mengetahui keuntungan usaha
Kepiting Soka di Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget. 2.) Untuk
mengetahui efisiensi usaha Kepiting Soka di Desa Pinggirpapas Kecamatan
Kalianget. Dalam penelitian ini, lokasi penelitian ditentukan dengan cara
sengaja (Purposive) yaitu di Desa Pinggirpapas Kecamatan Kalianget. Lokasi
tersebut merupakan salah satu tempat yang banyak mengembangkan usaha
Kepiting Soka. Analisis yang digunakan adalah analisis kuantitatif yang
meliputi analisis biaya, analisis penerimaan, analisis keuntungan, analisis
efisiensi.
Hasil analisis menunjukkan bahwa rata-rata pendapatan petambak usaha
Kepiting Soka di daerah penelitian menguntungkan, hal ini dibuktikan dengan
keuntungan rata-rata didapatkan sebesar Rp. 24.882.375. Usaha petambak
Kepiting Soka di Desa Pinggirpapas efisien dengan nilai R/C ratio sebesar
1,78 dapat diartikan bahwa dengan penggunaan setiap biaya produksi Rp.1,00
akan memperoleh penerimaan sebesar 1,78 sehingga keuntungan yang
diperoleh sebesar Rp.0,78. Hal ini menunjukkan bahwa usaha Kepiting Soka
di Desa Pinggirppas mampu mengalokasikan biaya produksinya secara efisien.
Kata Kunci: Kepiting Soka, Biaya, Pendapatan, dan Efisiensi