Abstract :
Partisipasi masyarakat dalam pembangunan jalan desanya pada dasarnya
kurang baik. Seperti contoh yang terjadi di Desa giring, Gadding. Masyarakat
desanya cendrung tidak peduli pada pembangunan jalan desanya sendiri, seperti
fenomena yang terjadi di Kampung Dangka Desa Giring, hanya karena dia tidak
di ikut sertakan dalam proses perencanaan pembangunan infrastruktur jalan
desanya dan tidak pro terhadap pemerintahan kepala desanya ada warga yang
tidak mau sawahnya di jadikan jalan, dalam pelaksanaan pembangunanpun dia
enggan ikut berpartisipasi, dan yang lebih parahnya lagi saat musim kemarau
warga tersebut membuat lubang yang memotong jalan untuk menaru paralon
tanpa meminta ijin pada Pemerintah Desa. Sesuai dengan permasalah tersebut
maka rumusan masalah dalam penelitian ini yaitu : Bagaimana Partisipasi
Masyarakat dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa di Kecamatan Manding
Kabupaten Sumenep.
Tujuan dalam penelitian ini adalah untuk mengetahui Partisipasi
Masyarakat dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa di Kecamatan Manding
Kabupaten Sumenep.
Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan
pendekatan kualitatif. Dan dalam penelitian ini menggunakan 3 fokus yang
dijadikan indikator, Data dalam penelitian ini diperoleh dari sumber data primer
dan sekunder. Subyek penelitian yaitu menggunakan informan kunci, utama dan
tambahan. Teknik pengumpulan data yang di gunakan yaitu teknik wawancara,
observasi dan dokumentasi di lokasi penelitian. Setelah data terkumpul, maka
teknik analisa data di lakukan secara bertahap mulai dari tahap reduksi data,
penyajian data dan penarikan Simpulan dan Verifikasi. Kemudian dilakukan
keabsahan data.
Dari hasil Penelitian ini menunjukkan bahwa Partisipasi Masyarakat
dalam Pembangunan Infrastruktur Jalan Desa di Kecamatan Manding cukup
tinggi dan berantusias, hal tersebut ditunjukkan dengan 3 indikator yang
digunakan dalam penelitian ini untuk mengukur sejauh mana partisipasi
masyarakat yaitu mulai dari tahap perencanan dan pembuatan keputusan yang
diwujudkan dengan keikutsertaan masyarakat dalam setiap kegiatan musyawarah
yang diadakan, pada tahap pelaksanaan partisipasi masyarakat diwujudkan dengan
melalui partisipasi dalam bentuk sumbangan pemikiran, dan sumbangan fisik /
ikut bergotongroyong. Dan untuk tahap evaluasi diwujudkan dengan adanya
masukan-masukan yang disampaikan oleh masyarakat dalam musrembang demi
perbaikan pelaksanaan pembangunan pada masa yang akan datang.
Kata kunci: Partisipasi Masyarakat, Pembangunan, Kecamatan