DETAIL DOCUMENT
IMPLEMENTASI PERATURAN DAERAH KABUPATEN SUMENEP NOMOR 5 TAHUN 2013 TENTANG PERLINDUNGAN, PEMBERDAYAAN PASAR TRADISIONAL DAN PENATAA PASAR MODERN
Total View This Week0
Institusion
Universitas Wiraraja
Author
Kartika, Dewi
Subject
350 Public administration 
Datestamp
2023-01-13 02:55:11 
Abstract :
Tujuan penelitian yang ingin dicapai adalah untuk mengetahui proses implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Nomor 5 Tahun 2013 Tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional Dan Penataa Pasar Modern ( Studi Pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Sumenep ). Maraknya pembukaan pasar modern seperti minimarket, swalayan tidak hanya di perkotaan tetapi juga sudah masuk ke desa-desa mengakibatkan persaingan dengan pasar tradisional. Oleh sebab itu, adanya peraturan yang bisa melindungai dan memberdayakan pasar tradisional dirasa sangat penting. Serta penataan pasar modern yang harus sesuai dengan peraturan harus dimaksimalkan lagi. Untuk itu, penelitian ini mengangkat permasalahan bagaimana proses implementasi Peraturan Daerah Kabupaten Sumenep Nomor 5 Tahun 2013 Tentang Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional Dan Penataa Pasar Modern ( Studi Pada Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Sumenep ). Fokus dalam penelitian ini meliputi komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi dengan menggunakan sumber data primer dan sumber data sekunder. Instrumen penelitian yang digunakan adalah pedoman wawancara, observasi, pedoman dokumentasi, alat tulis dan perekam. Informan dalam penelitian ini adalah terdiri dari 3 informan yaitu, Kepala Dinas Badan Pelayanan Perizinan Terpadu Kabupaten Sumenep, Bidang Pelayanan Perizinan, dan masyarakat / pengusaha.Teknik pengumpulan data penelitian ini melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Selanjutnya mengenai analisa data yang dilakukan yakni melalui proses reduksi data, penyajian data, dan verification. Dari penelitian yang telah dilakukan, diperoleh hasil penelitian yakni meliputi : (1) Komunikasi yang menunjukkan proses komunikasi yang dilakukan oleh BPPT dengan memberikan sosialisasi-sosialisasi di tingkat kecamatan ataupun dengan melalui media luar ruang/media elektronik. (2) Dari variabel sumber daya menunjukkan sumber daya manusia di BPPT dirasa sudah memenuhi target sehingga tiak perlu tambahan staf lagi. Begitu pula dengan sarana dan prasarana kendaran operasional bagi Tim Survey yang sudah tersedia cukup baik. (3) Variabel disposisi/sikap menunjukkan Tim Pelaksana memiliki komitmen dan bersedia melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya serta membantu/melayani para pengusaha baik para pelaku usaha di pasar tradisional maupun pasar modern. Sikap dari para pengusaha juga mendukung pelaksanaan perda tersebut. (4) Variabel struktur birokrasi melihat mekanisme pelaksanaan Perda yang tersusun secara jelas, sistematis dan mudah dipahami oleh pihak-pihak terkait. Kata Kunci : Perlindungan, Pemberdayaan Pasar Tradisional dan Penataan Pasar Modern 
Institution Info

Universitas Wiraraja