Abstract :
Indonesia sebagai salah satu negara berkembang sebenarnya memiliki
banyak potensi untuk menjadi negara yang lebih maju. Tetapi pada kenyataannya,
Indonesia belum bisa memanfaatkan berbagai potensi yang ada. Dapat kita lihat,
di Indonesia saat ini mengalami berbagai masalah di hampir semua sektor yang
ada, dan salah satu masalah terbesar ialah masalah di sektor ekonomi. Diharapkan
pajak dapat memperbaiki hal tersebut dan menjadi solusi yang efektif. Pajak
memiliki arti yang sangat penting bagi negara, karena saat ini pemerintah
mengandalkan penerimaan sektor pajak untuk membiayai pembangunan nasional.
pajak merupakan penerimaan langsung yang segera bisa diolah guna untuk
pembiayaan berbagai macam keperluan Negara.
Penelitian ini bersifat deskriptif kuantitatif yaitu penelitian yang
menganalisis, menggambarkan dan menjelaskan pengaruh variable-variabel
independent terhadap variabel dependent dengan cara menganalisis data dengan
menggunakan angka-angka. Sedangkan metode analisis yang digunakan dalam
penelitian ini adalah Regresi Linear Berganda.
Berdasarkan data yang diolah peneliti menunjukkan bahwa variabel
kewajiban kepemilikan NPWP (X1) berpengaruh signifikan terhadap Penerimaan
Pajak hasil ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,015 < 0,05 , variabel
pemeriksaan pajak (X2) berpengaruh signifikan terhadap Penerimaan Pajak hasil
ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi 0,008 < 0,05 , variabel penagihan pajak
(X3) berpengaruh signifikan terhadap penerimaan pajak hasil ini ditunjukkan
dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,005 dan Uji F menyatakan bahwa variable
independen (Kewajiban kepemilikan NPWP, pemeriksaan pajak dan penagihan
pajak) secara simultan mempunyai pengaruh signifikan terhadap Harga Saham.
Hal ini ditunjukkan dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 < 0,005.
Kata Kunci : Kewajiban kepemilikan NPWP, pemeriksaan pajak, penagihan
pajak Dan penerimaan pajak