Abstract :
Setiap organisasi pada umumnya percaya bahwa untuk mencapai tujuan
harus mengusahakan kinerja individual semaksimal mungkin, karena pada
dasarnya kinerja individual mempengaruhi kinerja tim atau kelompok kerja dan
pada akhirnya berdampak pada tingkat kinerja organisasi secara keseluruhan.
Kinerja yang baik menuntut pegawai berperilaku sesuai yang diharapkan oleh
organisasi. Gagalnya tim pemadam kebakaran di Sumenep untuk memadamkan
dengan cepat sehingga menjadi sorotan tajam sebagian anggota DPRD setempat.
Akibat dari buruknya kinerja yang dihasilkan, masyarakat memandang bahwa
institusi tersebut seolah tidak berfungsi dengan rendahnya tingkat kejadian
kebakaran, serta apabila terjadi kebakaran para petugas tidak sigap dan kurang
maksimal dalam melaksanakan tugasnya sehingga ini merupakan permasalahan
yang patut kita pikirkan guna mencari solusi untuk memaksimalkan kinerja
institusi tersebut.
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh motivasi faktor
internal dan motivasi faktor terhadap kinerja pegawai Pemadam Kebakaran di
Kantor Kebersihan dan Pertamanan Kabupaten Sumenep.
Variabel independen yang digunakan adalah motivasi faktor internal dan
faktor eksternal dengan kinerja pegawai sebagai variabel dependen. Metode
pengumpulan data primer yang dipakai adalah menggunakan media kuesioner.
Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah teknik analisis
regresi berganda. Jumlah sampel yang digunakan sebanyak 27 orang dengan
menggunakan teknik sampling purposive.
Berdasarkan hasil analisis uji t (parsial) yang dilakukan maka dapat
disimpulkan bahwa motivasi faktor internal berpengaruh terhadap kinerja pegawai
dengan nilai signifikansi sebesar 0,358 dan motivasi faktor eksternal berpengaruh
terhadap kinerja pegawai dengan nilai signifikansi sebesar 0,405. Dan hasil
analisis uji F (simultan) variabel X1 dan X2 berpengaruh secara bersama-sama
terhadap variabel Y sebesar 83,0%.
Kata Kunci: Motivasi dan Kinerja Pegawai