Abstract :
Adanya banyak jumlah pengangguran dan pencari kerja di Kabupaten
Sumenep yang belum tertampung di sektor formal. Maka alternatif pilihan kerjanya
akan jatuh pada sektor informal. Pertumbuhan sektor informal ini diperkirakan akan
berkembang pesat secara terus menerus. Prospek penciptaan lapangan kerja yang
masih suram di sektor formal, juga memberikan peluang di sektor informal untuk
menampung angkatan kerja, terutama angkatan kerja muda yang masih belum
berpengalaman atau angkatan kerja yang pertama kali masuk pasar kerja. Hal ini
dapat mempunyai dampak positif mengurangi tingkat pengangguran terbuka.
Tujuan dalam penelitian ini untuk mengetahui pemberdayaan Pekerja
melalui Usaha Mandiri Sektor Informal oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi
Kabupaten Sumenep..
Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif yang memfokuskan
pada : 1)Enabling, 2)Empowering, dan 3)Supporting. Lokasi dalam penelitian ini
berlokasi di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep. Analisis
data bersifat analisis kualitatif.
Berpedoman pada uraian hasil penelitian, analisis data, dan pembahasan
diatas, , maka kesimpulan yang dapat dipetik dalam penelitian ini, meliputi: 1)
Enabling, Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi telah melakukan Pemberdayaan
Masyarakat melalui program Usaha Mandri Sektor Informal. Langkah awal yang
dilakukan yaitu dengan upaya memperkuat dan menciptakan iklim yang mampu
mengembangkan potensi masyarakat. Program-program yang digulirkan untuk
meciptakan iklim tersebut yakni dengan survey potensi masyarakat dan sosialisasi,
serta motivasi yang diberikan kepada para pelaku Usaha Mandiri Sektor Informal
untuk dapat mengembangkan dan mendayagunakan potensi yang dimilikinya,
utamanya dalam hal peningkatan ekonominya. 2) Empowering, Pemberdayaan
masyarakat melalui program Usaha Mandiri Sektor Informal yang digulirkan Dinas
Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep, telah dilakukan dengan
optimal. Hal ini merujuk pada adanya pembinaan dan pelatihan-pelatihan yang
diberikan kepada para pelaku Usaha Mandiri Sektor Informal di Kabupaten
Sumenep. Hanya saja, peserta tersebut dibatasi, yang diseleksi secara ketat
berdasarkan tingkat kelayakan usaha yang digelutinya.3) Supporting, Dukungan dan
bimbingan terhadap para pelaku Usaha Mandiri Sektor Informal telah dilakukan
setiap tahunnya oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Sumenep.
Bahkan program-program tersebut dikhususkan untuk pembimbingan bagi para
pelaku Usaha Mandiri Sektor Informal. Usaha Mandiri Sektor Informal berdampak
positif mengurangi tingkat pengangguran terbuka.