Abstract :
Pengelolaan terhadap keberadaan Pasar Tradisional Desa yang pada
saat ini sudah semakin berkembang. dimana pada awal keberadaan pasar yang
hanya didirikan dipinggiran jalan dan mengganggu para pengguna jalan. Namun
pada saat ini pasar Desa Pamolokan sudah berkembang dan sudah direnovasi, hal
ini juga yang mendukung kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Jadi tujuan
penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana Pengelolaan Pasar
Tradisional Desa Untuk Peningkatan Kesejahteraan Masyarakat di Kabupaten
Sumenep. dengan menggunakan empat fungsi Manajemen yaitu Planning
(Perencanaan), Organizing (Pengorganisasian), Actuating (Pelaksanaan),
Controlling (Pengawasan).
Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan metode penelitian
yang berupa fokus penelitian, menentukan lokasi penelitian, sumber data (data
primer dan sekunder), instumen penelitian, subjek penelitian. Dan data di
kumpulkan melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Penelitian ini
menggunakan teknik analisa data berupa reduksi data, penyajian data dan
penarikan kesimpulan.
Berdasarkan penelitian yang telah peneliti lakukan, maka dapat
disimpulkan pengelolaan yang dilakukan secara berkesinambungan dan
pengoptimalan terhadap pembangunannya maka keberadaan Pasar Desa ini akan
tetap dipertahankan dan dilestarikan oleh masyarakat, selain itu keberadaan
Pasar Desa dan pendapatan yang dihasilkan dari Pasar Desa ini juga sangat
menunjang terhadap perekonomian masyarakat di Desa Pamolokan dan
masyarakat dari desa ? desa lainnya.
Selain itu keberagaman jenis komoditi yang diperdagangkan bermacam
? macam, dan keseluruhan sayur ? mayur dan ikan adalah hasil bumi dari masing
? masing desa, hal lain yang menarik para pembeli berbelanja di pasar desa
Pamolokan adalah harga yang ditawarkan relative lebih murah dibandingkan
dengan harga di pasar tradisional pada umumnya.
Kepala Desa Pamolokan selaku penanggung jawab dan Sekretaris Desa
selaku ketua pengurus pasar desa, pada tahun 2016 berencana akan bekerjasama
denga BUMdes dan pemerintah untuh pembangunan pasar desa yang lebih
optimal, dimana hal tersebut dimaksudkan untuk pengadaan Home Industri dan
pengadaan lowongan kerja bagi banyak masyarakat miskin