Abstract :
Otonomi pendidikan merupakan suatu bentuk reformasi yang perlu
dijalankan dengan baik. Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) merupakan suatu
konsep yang menawarkan otonomi pada sekolah untuk menentukan kebijakan
sekolah dalam rangka meningkatkan mutu, efisiensi dan pemerataan
pendidikan agar dapat mengakomodasi keinginan masyarakat setempat serta
menjalin kerja sama yang erat antara sekolah, masyarakat dan pemerintah.
Masalah yang diteliti dalam skripsi ini adalah Bagaimanakah
Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Dalam Meningkatkan Mutu
Pendidikan Di SMAN 1 Ambunten Sumenep, sedangkan tujuan penelitian
untuk mengetahui Pelaksanaan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS) Dalam
Meningkatkan Mutu Pendidikan Di SMAN 1 Ambunten Sumenep.
Fokus penelitian yaitu 1) Perencanaan 2) Pengorganisasian 3) Motivasi,
4) Mengendalikan dan 5) Evaluasi. Subjek penelitian ini informan kunci,
utama dan pendukung, teknik pengumpulan data interview, observasi dan
dokumentasi, dengan analisa data dengan pendekatan reduksi data dan
verifikasi data.
Hasil penelitian menunjukkan Peningkatan mutu dan kualitas
pendidikan di SMA Negeri 1 Ambunten telah tertata dengan baik dan tepat,
sesuai dengan kebijakan nasional yang menjadi prioritas pemerintah telah
dilakukan oleh sekolah. Pada sistem Manajemen Berbasis Sekolah (MBS),
dimulai dari perencanaan baik data mampu anggaran sekolah,
pengorganisasian pelaksana MBS, motivasi dalam pelaksanaan MBS dan
mengenadalikan kegiatan serta memberikan evaluasi dalam pelaksanaan MBS,
kesemua ini sekolah dituntut secara mandiri menggali, mengalokasikan,
menentukan prioritas, mengendalikan, dan mempertanggung jawabkan
pemberdayaan sumber-sumber, baik kepada masyarakat maupun pemerintah.
Kesimpulan menunjukkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), di SMA
Negeri 1 Ambunten telah tertata dengan baik dan tepat, sesuai dengan
kebijakan nasional yang menjadi prioritas pemerintah sebagai pemberdayaan
sumber-sumber sekolah,.