Abstract :
Tanaman padi merupakan salah satu tanaman pangan yang memang menjadi
kebiasaan para petani Desa Muangan untuk menjalankan usahanya. Petani yang
mengusahakan usahatani padi varietas unggul dan varietas lokal selama ini
melaksanakan usahataninya dengan pertimbangan-pertimbangan yang dilihat dari
sisi petani itu sendiri, dimana sebenarnya petani sendiri mengalami kerugian yang
disebabkan oleh naik turunnya harga hasil produksinya maupun harga sarana
produksi yang digunakan. petani juga tidak membandingkan usahatani mana yang
lebih efisien dan menguntungkan, sebab petani menanam padi hanya untuk
memenuhi pangan keluarga.
Tujuan penelitian ini adalah 1) Untuk mengetahui perbedaan pendapatan dan
2) untuk mengetahui tingkat efisiensi usahatani padi pengguna varietas unggul dan
pengguna varietas lokal di Desa Muangan. Penentuan jumlah sampel dalam
penelitian ini dihitung dengan menggunakan rumus dari Slovin. Jumlah sampel yang
digunakan sebanyak 59 responden, terdiri dari petani padi varietas unggul 38 dan
petani padi varietas lokal 21. Sedangkan data yang digunakan dalam penelitian ini
menggunakan data primer (wawancara langsung dengan petani padi), data sekunder
(dari literatur, instansi). Metode analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah
Pendapatan, Efisiensi (R/C Ratio) dan analisis Uji t (Perbandingan).
Hasil dari analisis menunjukkan bahwa rata-rata biaya total yang digunakan
dalam usahatani padi varietas unggul sebesar Rp. 14.419.649 per hektar, dan pada
usahatani padi varietas lokal Rp. 14.002.927 per hektar. Jumlah rata-rata penerimaan
dari usatani padi varietas unggul sebesar Rp. 28.371.193 per hektar dan pada
usahatani padi varietas lokal sebesar Rp. 25.146.032 per hektar. Sehingga rata-rata
pendapatan yang diperoleh petani padi pengguna varietas unggul sebesar
Rp. 13.951.544 per hektar lebih besar dari pada petani padi pengguna varietas lokal
Rp. 11.143.105 per hektar sedangkan nilai efisiensi usahatani padi varietas unggul
1,97 dan usahatani padi varietas lokal 1,79.
Untuk hipotesis ? : ??? = ?? terhadap ?? : ?? ? ?? yang memberikan nilai
t = 5.877 dengan derajat kebebasan (df) = 29.077 dan nilai p-value (2-tailed)
= 0,000. Karena p-value = 0,000 lebih kecil dari = ?0,05 maka ? : ??? = ?? ditolak.
Sehingga dapat disimpulkan bahwa purata (mean) pendapatan antara usahatani padi
pengguna varietas unggul dan pengguna varietas lokal berbeda.
Kata Kunci: Analisis Komparatif, Padi Varietas Unggul, Padi Varietas Lokal