Abstract :
Seiring dengan perputaran ekonomi yang semakin pesat yang terjadi pada
semester II 2015 bahwa tingkat nilai tukar menyebabkan penurunan terhadap US
Dollar hingga mencapai 13 lebih. Serta mengingat pentingnya penilaian kinerja
bank berdasarkan metode RGCE (Risk, Good Coporate Governance, Capital,
Earning) yang sesuai dengan peraturan Bank Indonesia No. 13/PBI/2011.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh Nilai Tukar, Non
Performing Loan (NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Good Corporate
Governance (GCG), Net Interest Margin (NIM), dan Capital Adequacy Ratio
(CAR) terhadap Return On Asset (ROA) baik secara parsial maupun simultan.
Penelitian ini dilakukan terhadap Bank Rakyat Indonesia Tbk dengan 24 sampel
yang digunakan dalam penelitian. teknik pengujian menggunakan analisis regresi
linier berganda.
Hasil penelitian menunjukkan secara parsial Loan to Deposit Ratio (LDR),
Good Corporate Governance (GCG), Net Interest Margin (NIM), dan Capital
Adequacy Ratio (CAR) tidak berpengaruh terhadap Return On Asset (ROA),
Nilai Tukar dan Non Performing Loan (NPL) berpengaruh negatif terhadap
Return On Asset (ROA). Secara bersama-sama Nilai Tukar, Non Performing Loan
(NPL), Loan to Deposit Ratio (LDR), Good Corporate Governance (GCG), Net
Interest Margin (NIM), dan Capital Adequacy Ratio (CAR) berpengaruh terhadap
Return On Asset (ROA).
Kata kunci : Return On Aset (ROA), Nilai Tukar, penilaian kinerja keuangan
RGEC (Risk, Good Corporate Governance, Earning, Capital).