Abstract :
Insentif merupakan tambahan balas jasa yang diberikan kepada karyawan
tertentu yang prestasinya di atas prestasi standar, insentif ini merupakan alat yang
dipergunakan pendukung prinsip adil dalam pemberian kompensasi. Insentif dapat
menjadi motivasi dalam melakukan pekerjaan oleh pegawai suatu perusahaan
sehingga kinerja pegawai akan meningkat. Permasalahan yang terjadi yaitu
pemberian insentif kepada karyawan tidak sebanding dengan kinerja maupun
pelayanan dari Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Sumenep. Pemberian
insentif sudah diberikan namun kinerja karyawan belum meningkat.
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh antara
variabel independen (X) yaitu pemberian insentif terhadap variabel dependen (Y)
yaitu kinerja karyawan pada Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Sumenep.
Penelitian ini juga bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh atau
kontribusi dari pemberian insentif terhadap kinerja karyawan pada Perusahaan
Daerah Air Minum Kabupaten Sumenep. Penelitian ini juga menjelaskan serta
memaparkan tentang pemberian insentif dan gambaran kinerja di Perusahaan
Daerah Air Minum Kabupaten Sumenep.
Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode
Kuantitatif. Sumber data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder.
Data primer diperoleh dengan menggunakan metode penyebaran angket terhadap
responden. Sedangkan data sekunder didapat dari data-data yang ada di
Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Sumenep. Populasi dalam penelitian
ini yaitu 57 orang. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu
menggunakan teknik sampling jenuh, dimana semua anggota populasi dijadikan
sampel.
Berdasarkan hasil perhitungan uji statistik analisis regresi linier sederhana
antara variabel bebas dengan variabel terikat terdapat pengaruh yang positif dan
signifikan antara pemberian insentif terhadap kinerja karyawan dengan nilai
perhitungan Y= 37.042 + 0,224 X. Dari Uji T diperoleh P value sig sebesar 0,000
dari hasil tersebut maka t hitung lebih besar dari pada 0,05 sehingga keputusannya
hipotesis kerja (H1) diterima, dan hipotesa nihil (H0) ditolak. Sedangkan dari Uji
Koefisien Determinasi (R2) diperoleh R square 0,450 atau 45% dan dapat
disimpulkan bahwa pemberian insentif berpengaruh terhadap kinerja karyawan di
Perusahaan Daerah Air Minum Kabupaten Sumenep sebesar 45%, sedangkan
sisanya dipengaruhi oleh faktor lain.
Kata Kunci: pemberian insentif, kinerja karyawan