Abstract :
Seiring Perkembangan Bisnis saat ini, memacu setiap perusahaan untuk
terus bersaing dan terus memikirkan pemanfaatan sumber daya alam dan sumber
dana yang ada dalam perusahaan secara optimal untuk mencapai tujuan
perusahaan tersebut. Mengantisipasi berbagai perkembangan tersebut, perlu
adanya fungsi pengawasan dalam perusahaan. Fungsi pengawasan tersebut
dinamakan audit internal. Dalam pengelolaan rumah sakit sangat rentan terjadinya
penyimpangan, dikarenakan kurangnya fungsi pengawasan yang nantinya akan
berdampak pada menurunnya kinerja pelayanan dan kegiatan operasional rumah
sakit. Oleh Karena itu diperlukan peranan auditor internal untuk menunjang
kinerja di RSIGK menjadi lebih baik lagi.
Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan
kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini adalah sumber data primer, dengan
teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi dan dokumentasi. Serta
Proses analisis data dilakukan dengan model Miles and Huberman, pada teknik ini
ada tiga tahapan yaitu data reduction, data display dan conclusion
drawing/verification.Selanjutnya adalah dilakukan pengujian untuk membuktikan
keabsahan data atau tingkat keakuratan data yaitu dengan perpanjangan
pengamatan, triangulasi dan mengadakan member check.
Hasil penelitian ini menunjukkan bahwadengan standart operasional
prosedur pelayanan jasa rawat inap dapat membantu rumah sakit untuk
meminimalisir ketidaktaatan para pegawai rumah sakit. Sehingga nantinya kinerja
pelayanan serta kegiatan operasional yang dilakukan oleh semua pegawai rumah
sakit terkoordinir dan terlaksana sesuai dengan standart operasional prosedur yang
sudah ditetapkan sebelumnya. Dengan demikian, rumah sakit harus melakukan
audit internal agar dapat efektif dan efisien dalam kinerjanya.Agar dapat mencapai
visi dan misi perusahaan yang telah ditetapkan pada awal berdirinya perusahaan.
Kata Kunci: Audit Internal, Layanan Rawat Inap , SPI