Abstract :
Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh gender, tekanan ketaatan,
tekanan anggaran waktu, kompleksitas tugas, dan pengalaman auditor terhadap
audit judgment. Berdasarkan hasil penelitian diharapkan dapat memberikan
gambaran tentang dinamika yang terjadi dalam Kantor Akuntan Publik khususnya
auditor dalam membuat audit judgment.
Penelitian ini termasuk dalam jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan
survey secara langsung melalui kuesioner. Populasi dalam penelitian ini adalah
para auditor yang bekerja di Kantor Akuntan Publik yang ada di Surabaya. Teknik
yang digunakan dalam pengambilan sampel adalah purposive sampling. Teknik
analisis data menggunakan uji asumsi klasik, analisis regresi berganda, uji
Gooness of Fit, dan uji t.
Hasil uji parsial menunjukan bahwa : (1) Gender tidak berpengaruh terhadap audit
judgment, terbukti dari uji t diperoleh t-hitung sebesar 0,396dan nilai
signifikansinya 0,694> 0,05. (2) Tekanan ketaatan tidak berpengaruh terhadap
audit judgment, terbukti dari uji t yang memperoleh hasil t-hitung sebesar 1,718
dan signifikansi 0,093> 0,05. (3)Tekanan anggaran waktu tidak berpengaruh
terhadap judgment auditor, terbukti dari hasil uji t diperoleh t-hitung sebesar 1,208
dan signifikansi sebesar 0,233> 0,05. (4) Kompleksitas tugas tidak berpengaruh
terhadap judgment auditor, terbukti dari hasil uji t diperoleh t-hitung sebesar -
0,277dan signifikansi sebesar 0,783> 0,05. (5) Pengalaman auditor berpengaruh
terhadap judgment auditor, terbukti dari hasil uji t diperoleh t-hitung sebesar 2,352
dan signifikansi sebesar 0,023< 0,05. Sedangkan pada Uji simultan menunjukkan
bahwa gender, tekanan ketaatan, tekanan anggaran waktu, kompleksitas tugas,
dan pengalaman auditor tidak berpengaruh secara bersama-sama terhadap audit
judgment, terbukti dari hasil uji f diperoleh nilai Fhitung adalah 1,659 dan nilai
signifikansi 0,164 > 0,05.
Kata kunci : Gender, tekanan ketaatan, tekanan anggaran waktu,
kompleksitas tugas, pengalaman auditor, audit judgment