Abstract :
Latar Belakang : Kebutuhan tubuh akan kecukupan imunitas merupakan salah
satu faktor yang sangat penting dikondisi pandemi Covid-19 saat ini. Kasus
Covid-19 (april 2021) terkonfirmasi sejumlah 136.291.755 kasus dengan jumlah
kematian 2.941.128 jiwa pada 223 negara diseluruh dunia, sedangkan di Indonesia
terkonfirmasi 1.577.526 kasus, jumlah kematian 42.782 jiwa (2,7%). Salah satu
langkah preventif adalah dengan diperlukan adanya tambahan bahan
imunomodulator dari bahan herbal yaitu daun kelor (Moringa oleifera Lam.).
Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis dan evaluasi
terhadap efektivitas bahan imunomodulator alami dari daun kelor (Moringa
oleifera Lam.).
Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah review artikel, menggunakan
5 artikel dari tahun 2013-2019 tentang aktivitas daun kelor sebagai
imunomodulator yang diterbitkan dijurnal terindeks nasional (Sinta) dan
internasional (Scopus).
Hasil : Ekstrak daun kelor memiliki aktivitas sebagai imunostimulan berdasarkan
parameter sel limfosit B dan T (dosis 14 mg/kgbb - 84 mg/kgbb), Sel CD4+ &
CD8+
(dosis 14 mg/kgbb), CD4+ IFN-?
+
dan TNF-?
+
(42 mg/kgbb), sel leukosit
(100 mg/kgbb). Aktivitas sebagai imunosupresan berdasarkan parameter sel
limfosit B dan T (dosis 14 mg/kgbb - 125 mg/kgbb), Sel CD4+ & CD8+
(dosis 84
mg/kgbb), ), CD4+ IFN-?
+
dan TNF-?
+
(84 mg/kgbb), sel leukosit (10 mg/kgbb ?
30 mg/kgbb).
Simpulan : Ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam.) memiliki aktivitas
imunomodulator (imunostimulan dan imunosupresaan) berdasarkan pengujian
secara Invivo dengan rentang dosis 10 ? 125 mg/kgbb.
Kata Kunci : Daun Kelor, Ekstrak, Imunomodulator, Invivo