DETAIL DOCUMENT
KAJIAN LITERATUR UJI AKTIVITAS IMUNOMODULATOR EKSTRAK DAUN KELOR (Moringa oleifera Lam.) SECARA INVIVO
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
LEGIFANI, MARIA ELISA
Putri Luhurningtyas, Fania
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2021-10-21 02:12:56 
Abstract :
Latar Belakang : Kebutuhan tubuh akan kecukupan imunitas merupakan salah satu faktor yang sangat penting dikondisi pandemi Covid-19 saat ini. Kasus Covid-19 (april 2021) terkonfirmasi sejumlah 136.291.755 kasus dengan jumlah kematian 2.941.128 jiwa pada 223 negara diseluruh dunia, sedangkan di Indonesia terkonfirmasi 1.577.526 kasus, jumlah kematian 42.782 jiwa (2,7%). Salah satu langkah preventif adalah dengan diperlukan adanya tambahan bahan imunomodulator dari bahan herbal yaitu daun kelor (Moringa oleifera Lam.). Tujuan : Tujuan penelitian ini adalah untuk melakukan analisis dan evaluasi terhadap efektivitas bahan imunomodulator alami dari daun kelor (Moringa oleifera Lam.). Metode : Metode penelitian yang digunakan adalah review artikel, menggunakan 5 artikel dari tahun 2013-2019 tentang aktivitas daun kelor sebagai imunomodulator yang diterbitkan dijurnal terindeks nasional (Sinta) dan internasional (Scopus). Hasil : Ekstrak daun kelor memiliki aktivitas sebagai imunostimulan berdasarkan parameter sel limfosit B dan T (dosis 14 mg/kgbb - 84 mg/kgbb), Sel CD4+ & CD8+ (dosis 14 mg/kgbb), CD4+ IFN-? + dan TNF-? + (42 mg/kgbb), sel leukosit (100 mg/kgbb). Aktivitas sebagai imunosupresan berdasarkan parameter sel limfosit B dan T (dosis 14 mg/kgbb - 125 mg/kgbb), Sel CD4+ & CD8+ (dosis 84 mg/kgbb), ), CD4+ IFN-? + dan TNF-? + (84 mg/kgbb), sel leukosit (10 mg/kgbb ? 30 mg/kgbb). Simpulan : Ekstrak daun kelor (Moringa oleifera Lam.) memiliki aktivitas imunomodulator (imunostimulan dan imunosupresaan) berdasarkan pengujian secara Invivo dengan rentang dosis 10 ? 125 mg/kgbb. Kata Kunci : Daun Kelor, Ekstrak, Imunomodulator, Invivo 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo