Abstract :
Latar Belakang : Semakin berkembangnya zaman, penggunaan kosmetik
semakin meningkat. Untuk meningkatkan fungsi dari kosmetik, maka didalam
kosmetik sering ditambahkan Bahan Kimia Obat, salah satunya adalah asam
salisilat. Pemakaian asam salisilat dalam kosmetik dengan kadar tinggi dapat
mengakibatkan iritasi lokal, peradangan akut, ritasi mukosa lambung bahkan
kematian. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk melakukan kajian artikel tentang
analisis asam salisilat dari berbagai sediaan kosmetik dengan metode
Spektrofotometri UV-Vis dan KCKT.
Metode : Penelitian dilakukan dengan metode kajian artikel menggunakan artikel
acuan yang terdiri dari empat artikel nasional dan satu artikel nternasional dengan
membandingkan hasil penelitian berupa validasi metode dan kadar asam salisilat
dalam berbagai sediaan kosmetik.
Hasil : Keempat artikel dengan metode spektrofotometri UV-Vis tidak valid,
sedangkan artikel dengan metode KCKT valid. Dari kelima artikel diperoleh hasil
kadar asam salisilat dengan rentang adalah 0,00-2,32%. Kadar asam salisilat
dalam berbagai sediaan kosmetik memenuhi persyaratan BPOM RI Nomor 23
Tahun 2019, kecuali sampel 2.G dan 3.A, keduanya tidak mememuhi syarat
karena mengandung lebih dari 2%.
Kesimpulan : Analisis asam salisilat dalam berbagai sediaan kosmetik dengan
menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis tidak valid, sedangkan KCKT
valid. Kadar asam salisilat diperoleh dengan rentang 0,00-2,32%, dan ada 2
sampel yang tidak memenuhi persyaratan BPOM RI Nomor 23 Tahun 2019.
Kata Kunci : Kosmetik, Asam Salisilat, Spektrofotometri UV-Vis, KCKT