DETAIL DOCUMENT
KAJIAN PENGARUH PELARUT TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN ALGA COKLAT GENUS SARGASSUM DENGAN METODE DPPH (1,1 –DIFENIL-2-PIKRILHIDRAZIL)
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
PUTU YUNIKA CANDRA RISKIANA, NI
Laila Vifta, Rissa
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2021-10-21 07:03:03 
Abstract :
Latar belakang : Alga coklat genus Sargassum mengandung senyawa fenolik, klorofil dan karotenoid yang berfungsi sebagai antioksidan yang paling efektif. Penarikan senyawa aktif dari bahan alam dipengaruhi oleh sifat kepolaran suatu pelarut. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh variasi pelarut terhadap aktivitas antioksidan dan senyawa metabolit sekunder pada genus (Sargassum) dengan metode DPPH Metode : Penelitian ini dilakukan dengan metode review jurnal menggunakan data sekunder dari 4 artikel nasional dan 1 artikel internasional. Pelarut yang digunakan yaitu etanol dan metanol (polar), etil asetat (semi polar) dan n-heksan (non polar). Hasil penelitian :Aktivitas antioksidan (Sargassum) pada pelarut etil asetat yaitu IC50 = 68,89 mg/L, methanol = 69,27 mg/L, etanol = 239,51 mg/L dan n-heksan = 148,16 mg/L. Kandungan senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan adalah senyawa fenolik sebesar 1.348,18 ± 2.57 mg GAE/g, klorofil sebesar 2,84 mg/g dan karotenoid sebesar 2,69 µmol/g. Kesimpulan : Variasi pelarut memberikan pengaruh terhadap aktivitas antioksidan. Pada ekstrak alga coklat genus sargassum pelarut etanol/methanol dan etil asetat memiliki aktivitas antioksidan dengan katagori yang kuat dan pelarut n-heksan termasuk dalam katagori lemah. Kandungan senyawa metabolit sekunder yang memiliki aktivitas antioksidan adalah senyawa fenol, klorofil dan karotenoid. Kata kunci : Sargassum, Antioksidan, Pelarut, Fenol, Klorofil, Karotenoi 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo