DETAIL DOCUMENT
GAMBARAN PERESEPAN OBAT ISPA DI APOTEK WARAS WIRIS PERIODE JANUARI – APRIL 2021
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
ARDILA, MITA
Oktianti, Dian
Subject
R Medicine (General) 
Datestamp
2021-10-22 02:19:40 
Abstract :
ABSTRAK Latar Belakang: ISPA merupakan penyakit saluran pernafasan atas atau bawah yang dapat disebabkan oleh beberapa agent virus, bakteri, riketsia dan faktor lain yaitu lingkungan dan penjamu disekitar. ISPA dapat menyerang beberapa bagian tubuh salah satunya mulai dari saluran atas (hidung) hingga ke saluran bawah (alveoli). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran peresepan obat ISPA di Apotek Waras Wiris. Metode Penelitian: Metode penelitian menggunakan penelitian deskriptif dengan pengambilan data secara retrospektif dengan mengumpulkan data sekunder yang diperoleh dari lembar resep pasien ISPA di Apotek Waras Wiris. Hasil Penelitian: Berdasarkan jenis kelamin perempuan yang paling banyak menderita ISPA 50,8%, rentan usia 46 ? 55 tahun kategori lansia awal yaitu 34,4%. Berdasarkan terapi utama (Antibiotik) penggunaan yang paling banyak yaitu Kotrimoksazol yaitu 72.1%. Berdasarkan terapi supportif dengan golongan analgesik-antipiretik yang paling banyak Paracetamol yaitu 73,8%, golongan antihistamin yang paling banyak Clorpheniramin maleat yaitu 77,0%, golongan bronkodilator yang paling banyak Salbutamol yaitu 4,9%, golongan ekspektoran yang paling banyak Glyceryl Guaiacolate (GG) yaitu 83,6%, golongan kortikosteroid yang paling banyak Dexamethasone yaitu 37,7% dan golongan vitamin yang paling banyak Vitamin B Complex yaitu 73,8% Kesimpulan: Peresepan obat ISPA di Apotek Waras Wiris terdapat dua terapi yaitu terapi antibiotik lini pertama yaitu kotrimoksazol, kemudian untuk terapi supportifnya dapat diberikan berdasarkan gejala yang dialami pasien. Kata kunci: Infeksi Saluran Pernafasan Akut, Terapi Antibiotik, Terapi Supportif, Apotek. Literature : 54 (2005-2021) 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo