Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Zuhroh, Hafni
Dyahariesti, Niken
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-10-22 02:25:14
Abstract :
Latar Belakang : Vaksin merupakan produk biologis yang sangat rentan dan
mudah rusak, sehingga memerlukan penanganan khusus dalam pengelolaannya.
Dinas Kesehatan bertanggung jawab atas penyimpanan vaksin. Penyimpanan
vaksin adalah suatu cara untuk mempertahankan kondisi vaksin tidak rusak
sehingga vaksin tetap dalam keadaan baik, dengan demikian kualitas vaksin
tetap terjamin. Tujuan dari penelitian ini untuk mengevaluasi kesesuaian
penyimpanan vaksin Covid-19 di Gudang Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota
Mataram terhadap standar CDOB 2020 dan indikator penyimpanan vaksin covid-
19 SK Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Nomor HK.02.02/4/1/2021.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan cross
sectional, dimana metode pengumpulan data secara retrospektif dengan cara
observasi dan wawancara secara mendalam.
Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyimpanan vaksin vovid-19 di
Dinas Kesehatan Kota Mataram secara keseluruhan belum sesuai dengan
peraturan. Indikator-indikator yang telah sesuai dengan aturan yaitu, petugas dan
pelatihan sejumlah 67%, bangunan sejumlah 50%, fasilitas bangunan sejumlah
80%, operasional penyimpanan 77%, pemeliharaan sejumlah 77%, dan
kualifikasi, kalibrasi & validasi sejumlah 0%.
Simpulan: Penyimpanan vaksin covid-19 di Gudang Instalasi Farmasi Kota
Mataram masih belum sepenuhnya sesuai dengan aturan Cara Distribusi Obat
Yang Baik tahun 2020 maupun SK Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Nomor HK.02.02/4/1/2021 dalam pencegahan dan pengendalian penyakit secara
umum memperoleh 67% ketepatan dalam penyimpanan vaksin covid-19.
Kata Kunci : Penyimpanan, Vaksin Covid-19, Dinas Kesehatan