Abstract :
Latar Belakang : Hipertensi merupakan salah satu penyakit kardiovaskular yang
paling umum disandang oleh masyarakat. Strategi pemilihan obat menjadi fokus
untuk menghasilkan efektifitas yang optimum sehingga mencapai keberhasilan
terapi dan mempertahankan tekanan darah. Evaluasi pemilihan obat dapat
dilakukan untuk menjamin kesesuaian obat-obat yang dipakai dan tidak
menimbulkan Drug Related Problems (DRP?s). Dilakukan identifikasi DRP?s
pada pasien hipertensi di instalasi rawat jalan Rumah Sakit William Booth
Semarang tahun 2020. Penelitian ini dilakukan dengan 3 kategori DRP?s yaitu
dosis rendah, dosis besar dan interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk
mengetahui berapa persen kejadian DRP?s di Instalasi Rawat Jalan Rumah Sakit
William Booth Semarang dengan 3 kategori.
Metode : Penelitian ini bersifat deskriptif analitik dengan teknik consecutive
sampling dan pengambilan data secara retrospektif.
Hasil : Berdasarkan jenis kelamin yang paling banyak menderita hipertensi adalah
perempuan sebanyak 52,18% dengan kategori usia yang paling banyak yaitu
lansia 46-65 tahun sebanyak 66,95%, pekerjaan yang paling banyak menderita
hipertensi adalah swasta sebanyak 56,5%. Jumlah pasien dengan DRP?s sebanyak
50,43% dengan kategori dosis lebih 0% (tidak ada), kategori dosis kurang
sebanyak 2,6% dan kategori interaksi obat terjadi sebanyak 45,2%.
Kesimpulan : Pasien dengan DRP?s sebanyak 50,43% dengan kategori dosis
lebih 0% (tidak ada), kategori dosis kurang sebanyak 2,6% dan kategori interaksi
obat terjadi sebanyak 45,2%.
Kata Kunci : Hipertensi, Drug Related Problems (DRP?s), dosis lebih, dosis
kurang, interaksi obat