Abstract :
ABSTRAK
Latar Belakang : Nanoemulsi dapat digunakan pada skincare, kosmetik dan obat
dengan berbagai rute pemberian. Nanoemulsi meningkatkan kinerja bahan aktif
dan merupakan dispersi minyak air yang distabilkan lapisan film surfaktan.
Formula nanoemulsi terdiri dari minyak, surfaktan, kosurfaktan dan hal tersebut
berpengaruh terhadap karakteristik fisik nanoemulsi (ukuran droplet, zeta
potensial, indeks polidisperitas). Pembuatannya melibatkan chremophor RH 40
diketahui dapat meningkatkan efisiensi pembentukan nanoemulsi spontan dan
toksisitasnya rendah. Fase minyak yang dipakai yaitu Virgin Coconut Oil (VCO)
memiliki sifat baik untuk kulit.
Tujuan : Mengkaji pengaruh chremophor RH 40 terhadap karakterisktik
nanoemulsi sekaligus mengkaji variasi Chremophor RH 40 terhadap karakteristik
nanoemulsi.
Metode : Penelitian dilakukan dengan metode review artikel dengan menganalisis
5 penelitian sejenis lalu ditarik dan diambil kesimpulannya dari artikel tersebut.
Hasil : Chremophor RH 40 memberikan hasil yang memenuhi persyaratan
sediaan pada karakteristik nanoemulsi. Variasi perbandingan chremophor RH 40
berpengaruh pada karakteristik nanoemulsi yaitu ukuran droplet dibawah 100 nm,
nilai potensial zeta dan indeks polidisperitas menunjukan bahwa ukuran droplet
terdistribusi dengan baik dan homogen. Metode yang digunakan yaitu
emulsifikasi spontan (low energy).
Kesimpulan : Chremophor RH 40 memberikan hasil yang memenuhi persyaratan
sediaan pada karakteristik sediaan nanoemulsi, yaitu ukuran droplet, zeta
potensial, indeks polidisperitas dan penggunaan variasi Chromophor RH 40
memberikan pengaruh pada karakteristik sediaan.
Kata kunci : Chremophor RH 40, Nanoemulsi, Karakteristik