Abstract :
ABSTRAK
Latar belakang: Gel merupakan sistem semipadat yang terdiri dari suspensi yang
dibuat dari partikel anorganik yang kecil atau molekul organik yang besar,
terpenetrasi oleh suatu cairan. Buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L.)
mengandung flavonoid, tanin dan saponin yang berkhasiat sebagai antibakteri,
yaitu terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Propionibacterium acnes.
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji formulasi gel ekstrak buah belimbing
wuluh beserta aktivitasnya terhadap Staphylococcus aureus dan
Propionibacterium acnes.
Metode : Review artikel dengan mengkaji 5 artikel yang terdiri dari 1 jurnal
internasional dan 4 jurnal nasional terakreditasi dan merupakan artikel hasil
penelitian.
Hasil : Hasil studi kelima artikel menunjukkan bahwa aktivitas antibakteri
terhadap Staphylococcus aureus pada gel yang mengandung ekstrak etanol 96%
sebanyak 3% memiliki zona hambat sebesar 21,67 mm, ekstrak etanol 70%
sebanyak 40% memiliki zona hambat 17,7 mm, dan ekstrak etil asetat sebanyak
10% memiliki zona hambat 18,5 mm. Aktivitas gel terhadap Propionibacterium
acnes dengan ekstrak etil asetat sebanyak 10% memiliki zona hambat 16,7 mm
sedangkan gel dengan ekstrak etanol 96% sebesar 8% memiliki zona hambat 14
mm.
Simpulan : Sediaan gel dengan zat aktif ekstrak buah belimbing wuluh sebesar
3% telah mampu memberikan aktivitas antibakteri terhadap bakteri
Staphylococcus aureus dengan kategori hambat sangat kuat yaitu zona hambat
sebesar 21,67 mm. Sediaan gel dengan zat aktif ekstrak buah belimbing wuluh
sebesar 8% telah mampu memberikan aktivitas antibakteri terhadap bakteri
Propionibacterium acnes dengan kategori hambat kuat yaitu zona hambat sebesar
14 mm