Abstract :
ABSTRAK
Latar Belakang: Buah mengkudu (Morinda Citrifolia L) merupakan salah satu
tanaman yang sering digunakan dalam pengobatan tradisional sebagai obat
tekanan darah tinggi, beri-beri, melancarkan kencing, radang empedu, radang
usus, disentri, sembelit, nyeri limpa, sakit liver, kencing manis dan sakit
pinggang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji kandungan senyawa
dalam ekstrak buah mengkudu dan mengetahui nilai IC50, % inhibisi metode
DPPH dan nilai reduksi metode FRAP sebagai aktivitas antioksidan
Metode: Metode dengan melakukan studi literatur. Studi literatur menggunakan
lima artikel yang dipilih berdasarkan kriteria jurnal nasional dan internasional.
jurnal nasional yang dipilih tahun 2016, 2017, 2018, 2019 dan jurnal internasional
yang dipilih tahun 2013.
Hasil: Kandungan senyawa dalam ekstrak buah mengkudu memiliki n?Hexadecanoic acid, Squalene, Pyridin-3-carboxamide, oxime, N-(2-
trifluoromethylphenyl),Beta?sitosterol dengan % inhibisi:78.19%; fenol: 14,44 ±
0,82 mg/g dan flavonoid:5,69 ± 0,21 mg/g dengan IC50:104,73±4,56
µg/mL;fenol : 1,670±0,102 mg/g dan flavonoid : 0,0017±0,0001 mg/g ekstrak
dengan % inhibisi:84.03 % ± 160.000 µg/ml;nilai IC50:43,12 µg/ml; flavonoid:
1,4265-3,6470 mg/g dengan IC50 220 µg/ml dan menggunakan 340 ?M Fe (II) /
mg menggunakan metode FRAP
Kesimpulan : senyawa metabolit sekunder ekstrak buah mengkudu adalah fenolik
(Pirogalol dan asam galat), flavonoid (quersetin), asam palmitat (n-Hexadecanoic
acid), steroid (Beta?sitosterol), terpenoid (squalene), dan alkaloid (Pyridin-3-
carboxamide, oxime, N-(2-trifluoromethylphenyl), nilai IC50 metode DPPH 43,12
µg/ml-220 µg/ml, % inhibisi sebesar 78,19%-84,03%, nilai reduksi metode FRAP
sebesar 340 ?M Fe (II) / mg, ada perbedaan hasil pengujian aktivitas antara
metode DPPH dan metode FRAP.
Kata Kunci: Mengkudu, Morinda Citrifolia L, Antioksidan, DPPH, FRAP