Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Algifari, Lingga
Oktianti, Dian
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-10-26 01:58:12
Abstract :
Latar Belakang : Antibiotik merupakan senyawa alami maupun buatan yang
digunakan untuk mengobati penyakit yang diakibatkan oleh bakteri. Ketepatan
pemberian antibiotik menjadi kunci dalam mempercepat kesembuhan pasien tanpa
menyebabkan efek samping yang tidak diinginkan. Penelitian ini bertujuan untuk
mengevaluasi pemberian antibiotik menggunakan indikator berupa tepat indikasi,
tepat dosis dan tepat pasien. Evaluasi antibiotik dilakukan pada pasien instalasi gawat
darurat RSUD Kota Mataram pada bulan April 2021.
Metode : penelitian ini termasuk dalam penelitian deskriptif analitif dengan
pengambilan data secara retrospektif dengan jumlah sampel 60 rekam medik
Hasil : Berdasarkan dari jenis kelamin, laki-laki lebih sering mendapat terapi
antibiotik sebesar 56,67%. Dari segi usia, usia 45-55 tahun merupakan penderita
terbanyak yaitu 63,33%. Dari diagnosa yang mendapatkan perawatan antibiotik,
penyakit Other and unspecified abdominal merupakan penyakit yang sering
mendapatkan antibiotik yaitu berjumlah 16,67%. Untuk antibiotik yang paling sering
digunakan adalah cefixime 100 mg dengan total 26,67%. Dalam evaluasi ketepatan
antibiotik, pasien yang mendapatkan terapi antibiotik yang tepat berjumlah 73,33%,
untuk tepat Indikasi berjumlah 76,67%, tepat dosis 73,33% dan tepat pasien 100,00%.
Kesimpulan : Ketepatan pemberian antibiotik sebanyak 73,33% mendapat terapi
antibiotik yang tepat, dari kategori tepat indikasi 76,67%, tepat dosis 73,33% dan
tepat pasien sebesar 100,00%
Kata Kunci : Antibiotik, Resep, Ketepatan