DETAIL DOCUMENT
KAJIAN PENGARUH PELARUT EKSTRAKSI BIJI PINANG (Areca catechu L.) TERHADAP AKTIVITAS ANTIOKSIDAN DENGAN METODE DPPH
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Bella Dina, Violita
Resti Erwiyani, Agitya
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2021-10-26 02:22:05 
Abstract :
Pinang (Areca catechu L.) merupakan tanaman yang digunakan sebagai pengobatan. Manfaat biji pinang di Indonesia sering digunakan untuk ramuan yang dikonsumsi dengan sirih. Kandungan kimia dari biji pinang yaitu lemak, karbohidrat, polifenol, tannin, flavonoid, dan mineral. Senyawa tersebut marupakan senyawa yang diduga berpotensi sebagai antioksidan. Tujuan kajian artikel ini untuk mengkaji senyawa metabolit sekunder yang terkandung dalam ekstrak biji pinang (Areca catechu L.) yang berperan sebagai antioksidan, untuk mengetahui senyawa metabolit sekunder pada ekstrak biji pinang yang memiliki aktivitas antioksidan paling besar berdasarkan nilai IC 50 serta mengetahui pengaruh pelarut terhadap aktivitas antioksidan. Metode : Jenis penelitian dengan metode kajian artikel berupa studi literatur tentang kajian aktivitas antioksidan pada biji pinang (Areca catechu L.) dengan metode DPPH. Artikel menggunakan jurnal nasional terakreditasi dan internasional yang terbit dalam 10 tahun terakhir. Jurnal yang digunakan terindeks SINTA dan Scimago JR. Hasil : Hasil uji skrining fitokimia menunjukkan bahwa biji pinang (Areca catechu L.) positif mengandung senyawa flavonoid, alkaloid, saponin, fenolik dan tannin yang berperan sebagai antioksidan. Aktivitas antioksidan biji pinang menunjukkan nilai yang berbeda pada setiap ekstrak yang di ekstraksi dengan pelarut berbeda. nilai IC 50 pelarut etanol etanol 70%, air, etanol 95% dan metanol berturut ? turut sebesar 49,549 µg/ml, 49,549 µg/ml, 28,923 µg/ml dan 1,87 µg/ml. Ekstraksi dengan pelarut metanol menunjukkan aktivitas antioksidan tertinggi dibandingkan dengan pelarut lain. Kesimpulan : Kandungan metabolit sekunder (flavonoid, alkaloid, tannin dan saponin) pada ekstrak biji pinang (Areca catechu L.) terbukti memiliki aktivitas antioksidan. Nilai IC 50 tertinggi yaitu senyawa fenolik dan penggunaan pelarut terbukti berpengaruh terhadap aktivitas antioksidan. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo