Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Putra Manu Lede, Didi
Sunnah, Istianatus
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-10-26 02:28:54
Abstract :
Latar Belakang: Penggunaan bahan tambahan dalam formulasi tablet dapat
memberikan pengaruh terhadap sifat fisik formulasi tablet seperti keseragaman
ukuran, keseragaman bobot, kekerasan, kerapuhan maupun waktu hancur tablet.
Salah satu bahan tambahan yang biasanya digunakan dalam formulasi tablet
adalah bahan pengikat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi perbedaan
bahan pengikat terhadap evaluasi sifat fisik sediaan tablet.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review untuk mengkaji
artikel penelitian. Kajian dilakukan dengan mengidentifikasi bahan pengikat yang
digunakan dan mengevaluasi sifat fisik formulasi tablet berdasarkan bahan
pengikat yang digunakan. Artikel penelitian yang digunakan berupa artikel
internasional dan artikel nasional yang terbit dari tahun 2016-2020.
Hasil: Metode yang digunakan pada kelima artikel adalah metode granulasi basah
dan kempa langsung. Penggunaan bahan pengikat pada semua artikel menunjukan
evaluasi sifat fisik yang berbeda. Formulasi tablet menggunakan bahan pengikat
gelatin 3-5%, Na CMC 4%, dan mucilago pati umbi gembili 5-15%, menunjukan
hasil evaluasi sifat fisik tablet sesuai standar yang dipersyaratkan. Formulasi
tablet menggunakan bahan pengikat PVP K30 konsentrasi 3-5% dan PVP
konsentrasi 1-5% menghasilkan sifat fisik tablet berupa waktu hancur tablet yang
melebihi 15 menit. Formulasi tablet menggunakan bahan pengikat avicel PH 102
konsentrasi 35-45% menghasilkan sifat fisik tablet berupa kekerasan tablet yang
kurang dari 4-8 kg.
Simpulan: Perbedaan bahan pengikat yang digunakan pada kelima artikel
menunjukan terdapat pengaruh terhadap evaluasi sifat fisik tablet.
Kata kunci: Tablet, Bahan Pengikat, Evaluasi Sifat Fisik Tablet.
Kepustakaan : 30 (1979-2020)