Abstract :
ABSTRAK
Latar belakang: Tablet memiliki keunggulan praktis dalam penyimpanan dan
penggunaan. Bahan yang memegang peran penting dalam sediaan tablet salah
satunya yaitu bahan pengikat berfungsi merekatkan antara bahan aktif dengan
bahan tambahan lainnya sehingga mendapatkan granul yang kompak dan
membentuk tablet yang memenuhi syarat uji karakteristik fisiknya. Salah satu
contoh bahan pengikat yaitu amilum. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengkaji
pengaruh amilum sebagai bahan pengikat terhadap karakteristik fisik tablet
parasetamol.
Metode: Penelitian ini menggunakan metode review artikel terhadap 5 artikel
yang terdiri dari 1 jurnal internasional dan 4 jurnal nasional tentang formulasi
tablet dengan bahan aktif parasetamol yang menggunakan pengikat dari amilum.
Hasil: Hasil review kelima artikel dengan menggunakan pengikat amilum
Digitaria iburua, amilum ubi jalar putih, pati umbi gembili, amilum garut,
amilum batang kelapa sawit dengan konsentrasi pengikat mulai 2%-25%, bahwa
variasi konsentrasi pengikat dan karakteristik tiap amilum memberikan pengaruh
terhadap karakteristik tablet. Hasil uji keseragaman bobot tablet didapatkan
rentang nilai 696,75-700,20 mg dan nilai CV 0,0889%-2,09% dipengaruhi waktu
alir granul, sudut diam dan kemampatan. Uji kekerasan tablet didapatkan rentang
nilai 4-15,61 kg dipengaruhi karateristik amilum yang digunakan, karakteristik
bahan tambahan yang dgunakan, dan kelembaban, Uji kerapuhan tablet
didapatkan rentang nilai 0,17-0,84%, dipengaruhi kelembapan granul dan hasil
kekerasan tablet. Uji waktu hancur tablet didapatkan rentang nilai 1,13-95 menit
dipengaruhi karakteristik amilum yang digunakan, metode pencampuran
penghancur.
Kesimpulan: Berdasarkan hasil review artikel dapat disimpulkan bahwa amilum
sebagai bahan pengikat memberikan pengaruh terhadap keseragaman bobot,
kekerasan, kerapuhan dan waktu hancur tablet parasetamol.
Kata kunci: Tablet, parasetamol, pengikat, amilum
Kepustakaan: 32 (2009-2020)