Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Ana Lailly, Annisa
Oktianti, Dian
Subject
RS Pharmacy and materia medica
Datestamp
2021-10-26 03:24:22
Abstract :
Dislipidemia adalah faktor utama resiko CHD (Chronic Heart
Disease). Yogyakarta memiliki angka kejadian dislipidemia yang tinggi yaitu
42,5% dan menempati urutann ke-18 dari total kasus di Indonesia. Salah satu
indikator yang berpengaruh dalam keberhasilan pengobatan dislipidemia adalah
pola peresepan sehingga harus memenuhi kriteria obat yang rasional. Penelitian ini
bertujuan mengetahui rasionalitas pengobatan kolesterol pada pasien rawat jalan di
RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta tahun 2018-2020.
Metode Penelitian : Penelitian ini merupakan jenis penelitian non eksperimental.
Pengumpulan data secara retrospektif dengan menganalisis data rekam medis
pasien dislipidemia rawat jalan tahun 2018-2020. Teknik pengambilan sampel
dengan total sampling sesuai kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel yang digunakan
sebanyak 56 pasien. Analisis data dilakukan menggunakan ESC/EAS 2019, IONI
2017, dan Perkeni 2019. Data dianalisis dengan univariat secara deskriptif.
Hasil : Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 56 pasien mayoritas dialami oleh
laki-laki 57,14%, dan rentang usia 36-45 tahun 28,57%. Golongan obat yang
diresepkan adalah golongan statin 46,43%, golongan fibrat 44,64% serta terapi
kombinasi fibrat dan statin 8,93%. Diperoleh rasionalitas penggunaan obat
berdasarkan tepat pasien 100%, tepat indikasi 96,43%, tepat obat 51,79%, dan tepat
dosis 66,07%.
Simpulan : Dari 56 pasien dislipidemia maka dapat disimpulkan bahwa
kerasionalan berdasarkan kriteria tepat pasien, tepat indikasi, tepat indikasi, dan
tepat indikasi yang memenuhi kategori rasional sebesar 50,00% dan tidak rasional
sebesar 50,00%.