DETAIL DOCUMENT
UJI AKTIVITAS PENURUNAN KADAR GLUKOSA EKSTRAK BUAH PARIJOTO ASAL BANDUNGAN DENGAN VARIASI PELARUT ETANOL 70% DAN 96%
Total View This Week0
Institusion
Universitas Ngudi Waluyo
Author
Rosyanti Julia Manjorang, Maria
Putri Luhurningtyas, Fania
Subject
RS Pharmacy and materia medica 
Datestamp
2021-10-26 03:14:41 
Abstract :
Latar Belakang : Buah parijoto (Medinilla speciosa Blume) merupakan salah satu bahan alam yang dimanfaatkan sebagai alternatif terapi komplementer. Buah parijoto mengandung senyawa aktif flavonoid yang dapat menurunkan kadar glukosa. Kadar metabolit sekunder buah parijoto dapat dipengaruhi oleh konsentrasi pelarut pada proses ekstraksi dan tempat tumbuh buah parijoto. Variasi pelarut yang digunakan yaitu etanol 70% dan 96% serta tempat tumbuh buah parijoto yaitu asal Bandungan. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas penurunan kadar glukosa ekstrak etanol 70% dan 96% buah parijoto dan mengidentifikasi kandungan flavonoid ekstrak etanol 70% dan 96% buah parijoto. Metode: Buah parijoto diekstrasi dengan metode maserasi menggunakan pelarut etanol 70% dan 96%. Pengujian penurunan kadar glukosa ekstrak etanol 70% dan 96% buah parijoto konsentrasi 10, 20, 30, 40, 50, dan 60 ppm dilakukan dengan metode Nelson Somogyi menggunakan Spektrofotometer UV-Vis dan identifikasi flavonoid dengan metode Kromatografi Lapis Tipis (KLT) menggunakan fase gerak n-butanol : asam asetat glasial : aquadest (4:1:5). Hasil : Ekstrak etanol 70% buah parijoto pada konsentrasi 10, 20, 30, 40, 50, dan 60 ppm mampu menurunkan kadar glukosa berturut-turut sebesar 56,1541%, 37,4633%, 45,0539%, 52,7261%, 35,5860%, dan 28,4851% sedangkan ekstrak etanol 96% buah parijoto sebesar 68,6419%, 53,2158%, 45,7885%, 52,3996%, 55,2563%, dan 39,5854%. Ekstrak etanol 70% dan 96% buah parijoto memiliki nilai Rf 0,37 dan 0,40 dan mengandung senyawa flavonoid dengan warna bercak coklat pada uap ammonia dan warna kuning kehijauan pada lampu UV254. Simpulan : Buah parijoto asal Bandungan yang diekstraksi menggunakan pelarut etanol 70% dan 96% mengandung senyawa flavonoid dan mempunyai aktivitas penurun kadar glukosa. Kata kunci : Buah Parijoto, Glukosa, Pelarut Etanol. 
Institution Info

Universitas Ngudi Waluyo